KabarBaik.co – RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar mulai melakukan pembenahan layanan publik dengan fokus pada pengecatan bangunan serta pembangunan fasilitas pendukung di area customer service dan pelindung parkiran.
Plt Direktur RS Mardi Waluyo Bernard Theodore, menyebut pekerjaan renovasi berjalan dengan alokasi anggaran berkisar Rp 300 juta ditambah Rp 400 juta.
“Nilai pekerjaan Rp 300 juta ditambah Rp 400 juta, selain pengecatan juga pembangunan di customer service dan pelindung area parkiran,” ujarnya, Senin (8/12).
Bernard memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai kontrak yang dijadwalkan pada rentang 15 hingga 17 Desember. Renovasi di area pelayanan customer service bahkan dimulai lebih awal setelah penetapan angka kresit disahkan.
“Renovasi customer service dimulai pertengahan November setelah anggarannya disahkan,” jelas Bernard.
Ia menambahkan seluruh pembenahan fasilitas publik di RS Mardi Waluyo menggunakan anggaran sekitar Rp 700 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk pengecatan, perbaikan layanan customer servic, serta pembangunan pelindung parkir sebagai fasilitas penunjang.
“Total angkanya sekitar Rp 700 juta untuk pembenahan Rumah Sakit Mardi Waluyo,” tambahnya.(*)







