KabarBaik.co, Surabaya – Massa pesilat dikabarkan hendak melakan aksi demo di Jalan Teuku Umar Surabaya yang disebut sebagai markas debt collector. Pasukan gabungan telah disiapkan untuk melakukan pengamanan.
Pasukan gabungan itu terdiri dari polisi dan TNI. Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya kericuhan sekaligus menjaga ketertiban umum di tengah ancaman aksi massa.
Dari pantauan di lapangan, pasukan melaksanakan apel persiapan pengamanan guna mengatur pembagian tugas dan mempertegas arahan operasi. Kehadiran kekuatan gabungan ini tampak jelas terlihat berbaris rapi di sepanjang jalan utama guna mengawasi situasi.
Selain itu, beberapa orang yang diduga merupakan anggota dari kelompok penagih utang juga terlihat berada di bagian depan lokasi markas mereka, namun tetap dalam pengawasan ketat petugas.
Polisi juga menyiagakan water cannon sebagai bagian dari langkah pencegahan dini. Alat ini disiapkan untuk mengantisipasi jika situasi memanas dan diperlukan tindakan pengendalian massa demi menjaga keamanan dan keselamatan warga serta aset di sekitar lokasi.
Pengerahan kekuatan besar ini menjadi bukti keseriusan aparat menjamin stabilitas Kota Surabaya. Pihak berwenang menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk menyelesaikan segala permasalahan melalui jalur hukum yang berlaku dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Situasi di lokasi hingga saat ini terpantau masih terkendali dan aman. (*)






