Angkutan Gratis Belum Jalan, Orang Tua Siswa di Bojonegoro Tambah Uang Saku Anak

oleh -86 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 13 at 18.51.18
Peluncuran angkutan pelajar gratis di halaman kantor Pemkab Bojonegoro. (Foto: Shohibul Umam)

KabarBaik.co, Bojonegoro – Program angkutan pelajar gratis di Kabupaten Bojonegoro tahun 2026 hingga kini belum juga berjalan. Akibatnya para siswa terpaksa kembali menggunakan transportasi umum berbayar maupun kendaraan pribadi untuk berangkat ke sekolah.

Kondisi ini berdampak pada meningkatnya beban pengeluaran orang tua. Sejumlah wali murid mengaku harus menambah uang saku anak karena tidak lagi menikmati fasilitas angkutan gratis dari pemerintah daerah.

“Sekarang uang saku anak-anak ya kita tambah, karena angkutan gratis dari pemkab sudah tidak ada,” ujar Lestari, warga Kecamatan Kalitidu, yang anaknya bersekolah di SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro, Senin (13/4).

Lestari menyebut setiap hari harus mengeluarkan tambahan sekitar Rp10 ribu untuk biaya transportasi dua anaknya. Menurutnya, selama ini mereka sudah terbiasa dengan layanan angkutan pelajar gratis, sehingga ketika program tersebut belum berjalan, pengeluaran harian pun ikut meningkat.

Selain itu, tingkat keselamatan dalam berlalulintas menuju ataupun pulang ke sekolah menjadi salah satu faktor mengapa para orang tua lebih suka dengan angkutan pelajar gratis.

Menurut Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Evie Octavia, belum beroperasinya program angkutan pelajar gratis disebabkan masih dalam proses teknis dan pengadaan kendaraan yang akan dijadikan sebagai armada angkutan pelajar gratis.

“Bulan-bulan ini insyaallah akan berjalan lagi. Saat ini masih menunggu proses pengadaan dan kami menggandeng pihak ketiga untuk program tersebut,” ujar Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Evie Octavia.

Evie menjelaskan, pada tahun sebelumnya program ini didukung dana corporate social responsibility (CSR), maka pada 2026 akan menggunakan anggaran dari APBD.

Ke depan, lanjut Evie, Pemkab Bojonegoro juga merencanakan pengembangan layanan, termasuk penambahan rute agar dapat menjangkau lebih banyak siswa. Selain itu, pengelolaan angkutan akan melibatkan pihak ketiga, termasuk dalam penyediaan armada. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.