KabarBaik.co, Pasuruan – Nyala api unggun menerangi halaman SLB Negeri 2 Kota Pasuruan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari perkemahan pramuka yang diikuti siswa jenjang SMP dan SMA dalam rangka memperingati Hari Pramuka, Rabu (26/8) malam.
Perkemahan yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis, itu digelar di lingkungan sekolah dengan melibatkan guru dan pembina pramuka. Peserta merupakan siswa yang dinilai telah memiliki tingkat kemandirian cukup baik.
Sejak pagi, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari apel pembukaan, permainan kelompok, mendirikan tenda hingga jelajah lingkungan sekolah. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan api unggun dan berbagai penampilan siswa sebelum mereka beristirahat.
Suasana malam berlangsung dengan kegiatan bersama di sekitar api unggun secara bergantian, setiap kelompok mendapat kesempatan tampil di hadapan teman-teman, guru, dan pembina pramuka.
Kepala SLB Negeri 2 Kota Pasuruan Dwi Wahyu Nur Rahmawati mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap peringatan Hari Pramuka, selain menjadi sarana pembelajaran di luar kelas, kegiatan itu juga bertujuan melatih kemandirian siswa.
“Kegiatan ini untuk melatih kemandirian anak-anak agar mereka bisa lebih mandiri, gembira, dan mampu bersosialisasi dengan baik. Kegiatan ini kami laksanakan bertepatan dengan bulan Agustus dan Hari Pramuka,” kata Dwi.
Menurutnya, peserta yang dilibatkan merupakan siswa jenjang SMP dan SMA yang dinilai telah mampu mengikuti kegiatan secara mandiri. Karena itu, mereka diberikan kesempatan untuk merasakan pengalaman berkemah di lingkungan sekolah.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta bermalam selama satu malam, sebagian siswa beristirahat di dalam tenda yang mereka dirikan bersama, sementara sebagian lainnya tidur di ruang kelas yang telah disiapkan oleh sekolah.
“Peserta kegiatan ini siswa-siswi SMP dan SMA sudah mampu untuk pembelajaran mandiri,” jelasnya.
Dwi menilai kegiatan tersebut dapat menjadi sarana bagi siswa untuk belajar melakukan berbagai aktivitas secara bersama-sama, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar siswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemandirian dan kemampuan bersosialisasi melalui kegiatan bersama.
“Kami berharap anak-anak semakin mandiri, bisa bekerja sama, bersosialisasi dengan teman-temannya, dan tetap mengikuti kegiatan dengan gembira,” pungkasnya.






