KabarBaik.co, Nganjuk — Mesin politik DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk terus dipanaskan hingga ke tingkat akar rumput. Berlokasi di Kecamatan Prambon, konsolidasi internal digelar bersamaan dengan agenda pengukuhan pengurus ketua ranting dari 14 desa.
“Komitmen PDI Perjuangan untuk rakyat cuma satu: kader PDI Perjuangan harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Termasuk saya selaku Ketua DPC untuk selalu bersama rakyat, menangis dan tertawa bersama rakyat,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan arah pergerakan kader, Senin (27/7).
Pria yang juga menjabat sebagai Bupati Nganjuk tersebut menjelaskan bahwa partai mengusung empat pilar komitmen utama. Selain konsistensi hadir di tengah warga, PDIP menaruh perhatian besar pada kuota keterwakilan perempuan hingga 40 persen serta regenerasi kepengurusan yang menyasar generasi muda di bawah usia 35 tahun.
Langkah strategis ini diambil guna menyesuaikan dinamika demografi Indonesia yang saat ini didominasi usia produktif.
“Yang keempat yaitu kader-kader PDI Perjuangan komitmennya menyebarkan berita-berita dan kegiatan kepartaian kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat pemilih,” tambah pria yang akrab disapa Kang Marhaen tersebut menekankan pentingnya keterbukaan informasi kinerja partai.
Lewat konsolidasi yang makin solid, PDIP Nganjuk mematok target tinggi pada kontestasi politik mendatang dengan membidik 21 kursi di DPRD Kabupaten Nganjuk. Khusus untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Prambon dan sekitarnya, partai menargetkan raihan realistis antara 4 hingga 5 kursi.
“Tetap solid, kompak, dan yang ketiga, jangan lelah untuk berada di tengah-tengah masyarakat,” pungkas Kang Marhaen memberikan arahan penutup kepada seluruh pengurus ranting hingga anak ranting agar terus aktif mengawal program kerakyatan.








