Balita di Surabaya 2 Bulan Disiksa Paman dan Bibi, Penyelamatan Berlangsung Dramatis

oleh -249 Dilihat
WhatsApp Image 2026 02 15 at 11.05.31 AM

KabarBaik.co, Surabaya – Nasib pilu menimpa Kirana, seorang balita perempuan berusia 4 tahun di Surabaya. Ia ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan setelah diduga menjadi korban penyekapan dan kekerasan oleh paman dan bibinya sendiri di sebuah kamar kos di Jalan Bangkingan, RT 03, RW 01, Lakarsantri.

Aksi keji ini terbongkar pada Senin (9/2) sekitar pukul 14.00 WIB. Kejadian bermula saat korban berteriak meminta tolong dari balik tembok kamar kosnya yang terkunci. Suara lirih tersebut didengar oleh Islaha, tetangga tepat di samping kamar korban.

“Ada suara memanggil saya ‘Mama Adik Rama’ beberapa kali. Pas saya cek, ternyata sumbernya dari balik pintu kos itu. Saya tanya, kenapa Kirana?” ujar Islaha.

Kepada Islaha, balita malang itu merintih kelaparan dan memohon agar dibukakan pintu. Diketahui, korban sengaja dikunci di dalam kamar oleh paman dan bibinya sejak mereka berangkat kerja di pagi hari.

“Anak ini minta tolong dibukakan pintu karena lapar, sejak pagi belum makan. Saya benar-benar tidak tega,” ucap Islaha sambil menahan tangis.

Karena pintu terkunci rapat, Islaha meminta bantuan warga sekitar, pengurus RT, dan pihak kepolisian. Proses evakuasi berlangsung dramatis; petugas Bhabinkamtibmas Polsek Lakarsantri bersama warga terpaksa merusak teralis jendela untuk mengeluarkan korban.

Kondisi fisik Kirana saat diselamatkan sangat memprihatinkan. Terdapat banyak luka di bagian wajah, terutama luka berdarah di dagu, serta sebagian rambut di kepala atas yang tampak botak—diduga akibat penganiayaan selama dua bulan terakhir.

Bhabinkamtibmas Polsek Lakarsantri, Aipda Bambang PS, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari pengurus RT. Bersama Babinsa Koramil Lakarsantri, petugas memastikan keselamatan balita tersebut.

“Saya dikabari Pak RT dan langsung meluncur untuk mengevakuasi korban. Kondisinya memang terdapat luka-luka,” jelas Bambang, Minggu (15/2).

Saat ini, kasus dugaan kekerasan terhadap anak tersebut telah dilimpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Korban sudah kami serahkan ke Unit PPA. Penyelidikan mengenai motif dan tindakan pelaku sepenuhnya ditangani di sana,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.