KabarBaik.co, Jombang – Banjir merendam Dusun Pojok, Desa Pojokklitih Plandaan, Jombang. Ketinggian air dilaporkan mencapai setinggi paha orang dewasa atau sekitar 60 sentimeter di sejumlah titik jalan desa.
Salah satu warga setempat, As’ad, 30, mengatakan banjir mulai terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan hingga malam hari air masih menggenangi kawasan permukiman.
“Banjir sejak pukul 16.30 WIB sampai sekarang masih banjir,” ujar As’ad saat dikonfirmasi wartawan, Senin (30/3).
Kepala Desa Pojokklitih, Siti Roaini, membenarkan banjir yang melanda wilayahnya tersebut. Menurut dia, banjir dipicu oleh meluapnya Sungai Marmoyo dan Sungai Rapah Ombo setelah hujan deras mengguyur kawasan itu.
Ia mengatakan, dua sungai tersebut tidak mampu menampung debit air saat curah hujan tinggi.
“Kalau dua sungai itu penuh, pasti di sini banjir karena sudah langganan,” kata Siti.
Menurut Siti, Dusun Pojok menjadi wilayah yang paling terdampak karena berada di dataran rendah. Akibatnya, luapan air dengan cepat masuk ke jalan desa hingga permukiman warga.
Di jalan desa, ketinggian banjir disebut mencapai selutut orang dewasa. Namun, di gang-gang permukiman, air bahkan dilaporkan bisa mencapai sedada orang dewasa.
“Kalau di jalan banjirnya selutut, tapi kalau di gang dalam bisa sampai sedada. Biasanya 2-3 jam sudah surut,” ujarnya.
Hingga kini, pemerintah desa masih melakukan pendataan terkait jumlah rumah warga yang terdampak banjir.
Siti mengaku belum bisa memastikan total kerugian maupun jumlah rumah yang terendam karena proses pendataan masih berlangsung.
“Saat ini masih kami data bersama perangkat desa,” ucapnya. (*)








