Banjir Rendam Jalur KA Pekalongan, KAI Daop 8 Surabaya Rekayasa Operasi dan Batalkan Sejumlah Perjalanan

oleh -66 Dilihat
IMG 20260118 WA0014
KAI menurunkan petugas prasarana ke lokasi terdampak untuk melakukan normalisasi jalur secara intensif agar perjalanan kereta api dapat kembali berjalan normal. (Foto: Dani)

KabarBaik.co – Luapan air yang merendam jalur kereta api lintas utara di wilayah Pekalongan masih berdampak pada perjalanan kereta api hingga Minggu (18/1) pagi. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca ekstrem tersebut.

Sejak Kamis (15/1), genangan air di sejumlah titik jalur rel memaksa KAI melakukan rekayasa pola operasi. KAI juga telah menurunkan petugas prasarana ke lokasi terdampak untuk melakukan normalisasi jalur secara intensif agar perjalanan kereta api dapat kembali berjalan normal.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa rekayasa operasi ini berdampak pada keterlambatan kedatangan sejumlah kereta api di berbagai stasiun wilayah Daop 8 Surabaya. Selain itu, beberapa perjalanan terpaksa dibatalkan karena rangkaian kereta harus menunggu kedatangan dari perjalanan sebelumnya demi memastikan kesiapan sarana dan aspek keselamatan.

“Keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama kami. Oleh karena itu, penyesuaian pola operasi harus dilakukan meski berdampak pada layanan,” ujar Mahendro, Minggu (18/1).

Imbas dari kondisi tersebut, KAI Daop 8 Surabaya membatalkan tujuh perjalanan kereta api. Rinciannya, empat kereta api berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi, satu kereta api dari Stasiun Malang, serta dua kereta api yang melintas di wilayah Daop 8 Surabaya.

Adapun daftar kereta api yang dibatalkan meliputi:
• KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir
• KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasarturi–Gambir
• KA Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Poncol
• KA Matarmaja relasi Malang–Pasarsenen
• KA Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi–Gambir
• KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang–Surabaya Pasarturi–Pasarsenen
• KA Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen–Surabaya Pasarturi–Ketapang

KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat perubahan pola operasi dan pembatalan perjalanan tersebut. Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.

Pengembalian bea tiket dapat dilakukan maksimal tujuh hari (7×24 jam) sejak jadwal keberangkatan yang tertera di tiket. Pelanggan yang tidak melanjutkan perjalanan akibat pengalihan rute, rekayasa operasi, maupun keterlambatan juga berhak atas pengembalian penuh, termasuk untuk tiket terusan atau pulang-pergi yang dikelola KAI Group.

Proses pengembalian tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun Contact Center 121. Khusus pengajuan melalui Contact Center 121, pelanggan dapat memanfaatkan layanan telepon dan VOIP pada aplikasi Access by KAI.

Berdasarkan data hingga pukul 08.30 WIB, jumlah pelanggan yang membatalkan tiket di wilayah KAI Daop 8 Surabaya tercatat sebanyak 528 penumpang. Sementara itu, total penumpang yang membatalkan perjalanan akibat banjir di Pekalongan hingga pukul 11.00 WIB mencapai 1.736 orang.

“Kami mengapresiasi pengertian dan kesabaran para pelanggan. KAI Daop 8 Surabaya terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan memantau kondisi jalur secara berkala demi menjaga keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api,” tegas Mahendro. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.