KabarBaik.co – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Sidoarjo kembali membawa dampak di luar kebiasaan. Area Makam Praloyo di Lingkar Timur, Kelurahan Gebang, Kecamatan Sidoarjo Kota, terendam banjir.
Genangan air setinggi sekitar 20 sentimeter membuat sebagian besar akses di dalam makam tidak dapat dilalui.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada prosesi pemakaman warga. Salah satu jenazah terpaksa dimakamkan di lokasi lain yang lebih tinggi lantaran lahan yang biasa digunakan tergenang air dan tidak memungkinkan untuk digali.
Mundu, salah satu penjaga Makam Praloyo, mengungkapkan banjir di kawasan makam sudah kerap terjadi setiap musim hujan. Namun, tahun ini kondisi dinilai lebih parah karena air sungai meluber dan masuk ke area pemakaman.
“Kalau hujan deras pasti banjir. Airnya dari sungai. Kalau ada warga yang mau dimakamkan, terpaksa kami carikan tempat yang lebih tinggi,” ujar Mundu.
Selain menghambat prosesi pemakaman, banjir juga menyulitkan warga yang hendak berziarah. Sejumlah keluarga memilih membatalkan atau menunda kunjungan karena akses jalan di dalam makam terendam air.
Salah satu peziarah berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Kami berharap ada pengurukan makam dan paving akses jalan. Sekarang banyak jalur yang sudah tidak bisa dilewati karena tergenang banjir,” katanya.
Meski belum seluruh area terendam, warga khawatir banjir akan meluas jika tidak ada penanganan menyeluruh. Mereka berharap Pemkab Sidoarjo segera melakukan perbaikan infrastruktur, khususnya sistem drainase dan pengendalian luapan sungai di sekitar Makam Praloyo, agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)








