Banyuwangi Jadi Tuan Rumah Balap Sepeda Nasional, 220 Rider Ambil Bagian

oleh -143 Dilihat
IMG 20260531 WA0029
Peserta Banyuwangi Criterium League (BCL) saat melintas di kawasan pusat kota Banyuwangi. (Foto: Muhammad Ikhwan) 

KabarBaik.co, Banyuwangi – Tour de Banyuwangi Ijen memang tidak digelar tahun ini. Kendati demikian, bukan berarti tidak ada event sepeda yang digelar di Bumi Blambangan.

Kali ini sebanyak 220 pembalap sepeda dari 33 daerah di Indonesia ambil bagian dalam ajang Banyuwangi Criterium League (BCL) yang digelar di kawasan pusat kota Banyuwangi, Sabtu (30/5) kemarin.

Peserta datang dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Bali hingga Lombok. Mereka bersaing di sejumlah kategori yang diperlombakan pada event balap sepeda berskala nasional tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi Dwi Handayani mengatakan, Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah karena memiliki rekam jejak panjang dalam penyelenggaraan event sport tourism, khususnya balap sepeda.

“Banyuwangi sudah dikenal sebagai Kota Sepeda, daerah sport tourism dan punya pengalaman menggelar berbagai kejuaraan sepeda baik nasional maupun internasional. Karena itu Banyuwangi dipercaya menjadi tuan rumah,” ujar Yani.

BCL merupakan ajang yang digelar Dispora Jawa Timur bekerja sama dengan DPRD Jawa Timur dan Dispora Banyuwangi. Kompetisi ini mempertandingkan tiga kategori utama, yakni Road Bike, Fixie dan BMX.

Anggota DPRD Jawa Timur, dr Agung Mulyono, mengatakan atlet-atlet yang berprestasi dalam ajang tersebut akan mendapat pembinaan lanjutan dari Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Jawa Timur bersama Dispora Jatim.

“Ke depan event ini akan kami gelar setiap tahun. Semoga peserta dan atlet yang terlibat semakin banyak,” katanya.

Seluruh perlombaan dipusatkan di lintasan jalan protokol kawasan Jalan Ahmad Yani Banyuwangi dengan rute sirkuit sepanjang sekitar 1,1 kilometer per putaran. Balapan berlangsung sejak pagi hingga sore hari.

Selain menjadi ajang kompetisi, kehadiran ratusan atlet dari berbagai daerah juga turut menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Sejumlah peserta mengaku senang kembali berlomba di Banyuwangi karena fasilitas, kuliner, dan atmosfer olahraga yang dinilai mendukung.

Salah satunya pembalap Women Open, Crismonita Dwi Putri. Atlet yang pernah meraih medali perunggu Kejuaraan Trek Asia 2019 itu menyebut Banyuwangi selalu menjadi lokasi favorit untuk mengikuti kejuaraan sepeda.

“Saya sudah beberapa kali mengikuti kejuaraan di Banyuwangi. Kuliner dan penginapannya enak. Saya ikut BCL ini sebagai persiapan menghadapi Bromo KOM,” ujarnya. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Ikhwan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.