KabarBaik.co, Lombok Tengah – Pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, membantah narasi yang beredar dalam sebuah video di media sosial yang menyebut dapur MBG tersebut digembok karena belum membayar sewa lahan selama tujuh bulan.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pringgarata Ayu Lestari bersama mitra dan orang tua mitra sekaligus pemilik lahan menyatakan keberatan atas isi video tersebut. Mereka menegaskan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Kepala SPPG Pringgarata Ayu Lestari menjelaskan bahwa dapur MBG tersebut dibangun di atas lahan milik sendiri, sehingga tidak ada hubungan sewa-menyewa seperti yang dinarasikan dalam video.
“Saya selaku kepala SPPG Pringgarata bersama mitra dan orang tua mitra memberikan klarifikasi bahwa pernyataan dalam video yang menyebut uang sewa selama tujuh bulan tidak dibayarkan itu tidak benar, karena dapur MBG ini dibangun di atas lahan sendiri, bukan lahan sewa,” tegasnya, Minggu (8/3).
Bantahan serupa juga disampaikan oleh Yuliana selaku mitra dapur MBG, serta orang tua mitra, Pauziah. Mereka menegaskan bahwa kabar mengenai adanya tunggakan sewa lahan tidak pernah terjadi.
Selain itu, pihak pengelola juga membantah adanya penggembokan dapur MBG seperti yang disebutkan dalam video yang beredar. Mereka memastikan kegiatan dapur MBG tetap berjalan dan tidak pernah dihentikan akibat persoalan sewa lahan.
Pihak pengelola berharap masyarakat tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan pengecekan kebenarannya terlebih dahulu.
Sementara itu, orang tua mitra, Pauziah, juga mengimbau agar pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tidak memperkeruh situasi dengan menyebarkan informasi yang tidak benar.
Ia berharap semua pihak dapat mendukung pelaksanaan program MBG agar dapat berjalan dengan baik sesuai harapan pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat.(*)







