Bertemu Mensos, Bupati Ipuk Laporkan Progres Sekolah Rakyat dan Digitalisasi Perlinsos di Banyuwangi

oleh -95 Dilihat
IMG 20260619 WA0011
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bertemu Menteri Sosial (Mensos) Saifulah Yusuf, di Kantor Kemensos. (Foto: Muhammad Ikhwan)

KabarBaik.co, Banyuwangi – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, bertemu Menteri Sosial (Mensos) Saifulah Yusuf, di Kantor Kemensos. Dalam pertemuan tersebut, Ipuk memaparkan perkembangan Sekolah Rakyat dan program Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang digulirkan di Banyuwangi.

Saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum tengah membangun gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar. Progres pembangunannya telah mencapai lebih dari 75 persen.

“Di Banyuwangi, sekolah rakyat sementara menempati dua lokasi, yakni di Balai Diklat milik Pemkab Banyuwangi di Kecamatan Licin dan di kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kecamatan Muncar,” kata Ipuk pada Mensos.

Sekolah yang tengah dibangun ini berdiri di atas lahan 7 hektare milik Pemkab Banyuwangi dengan konsep sekolah modern berstandar internasional. Kawasan pendidikan tersebut mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa serta dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pembelajaran.

Fasilitas yang dibangun meliputi gedung sekolah SD, SMP, SMA, yang masing-masing dua lantai, asrama putra-putri tiap jenjang, serta rusun guru. Kemudian ada gedung serbaguna, masjid, gedung ibadah, dapur. Setiap jenjang dilengkapi dengan kantin dan guest house.

Tersedia pula lapangan upacara, lapangan sepakbola, lapangan basket, jogging track, rumah genset, TPS, Green House, rumah pompa, gudang perawatan, pos jaga, instalasi limbah dapur, parkir mobil, parkir motor, gerbang dan signage.

Sekolah Rakyat yang baru juga bersebelahan dengan sirkuit BMX yang berstandart internasional. Karena itu, Ipuk menawarkan kepada Mensos, agar nantinya siswa Sekolah Rakyat diberi ekstrakurikuler BMX. “Anak-anak nanti bisa diberi ekstrakurikuler BMX karena dekat dengan Sirkuit Muncar, agar bisa mencetak atlet muda berbakat,” kata Ipuk.

Mensos mengapresiasi perkembangan Sekolah Rakyat di Banyuwangi. “Rencana saya akan open house dengan wali murid siswa baru di Banyuwangi,” kata menteri yang akrab disapa Gus Ipul itu.

Selain Sekolah Rakyat, Ipuk juga menjabarkan progres penerapan program digitalisasi Perlinsos. Banyuwangi merupakan daerah pertama yang ditunjuk sebagai piloting program prioritas distribusi tersebut.

Keberhasilannya di Banyuwangi membawa program ini diraplikasikan ke daeah-daerah lain di Indonesia. Program ini tengah diperluas penerapannya oleh pemerintah pusat ke 42 daerah. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Ikhwan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.