Didatangi Wapres, Nelayan Banyuwangi Minta Perizinan Kapal Disederhanakan

oleh -67 Dilihat
IMG 20260710 WA0028
Wapres Gibran Rakabuming Raka bertemu nelayan Muncar, Banyuwangi. (Foto: Muhammad Ikhwan)

KabarBaik.co, Banyuwangi – Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, bertemu dan berdialog dengan para nelayan di sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (10/7). Khususnya para nelayan yang tinggal di kawasan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) dan Pasar Ikan Segar, Muncar, Banyuwangi.

Dalam kesempatan itu, nelayan mengusulkan beberapa hal. Salah satunya perizinan kapal yang kewenangannya berada di pemerintah pusat. Dalam kunjungan tersebut, Gibran didampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.

Kepada Wapres, perwakilan nelayan Muncar, Umar, menyampaikan keinginan mereka agar perizinan kapal disederhanakan. Menurutnya, nelayan tradisional Muncar kesulitan memenuhi banyak persyaratan administrasi yang mencapai belasan dokumen.

“Di sini nelayan dihadapkan dengan persoalan perizinan alat tangkap yang banyak sekali. Ada sekitar 13 item. Saya rasa tidak semua nelayan Muncar bisa mengurusi. Jadi perlu ada penyederhanaan surat izin bapak Wapres,” kata Umar.

Selain itu, Umar juga meminta peningkatan dan perbaikan infrastruktur dermaga dan jalan.

“Di sini ada sekitar 191 kapal nelayan. Raya-rata bobotnya 20-30 GT. Namun, pelabuhan hanya mampu menampung sebagian kecil kapal. Sehingga saat kapal datang berbarengan usai menangkap ikan, antrean sandar kerap terjadi. Jadi disini kami memohon agar melakukan reklamasi maupun revitalisasi pelabuhan,” kata Umar.

Gibran mencatat semua permintaan nelayan dan berusaha menyelesaikan satu per satu persoalan mereka. Menurut Gibran, anggaran di provinsi dan kabupaten saat ini sedang ada efisiensi. Namun, karena menyangkut kepentingan banyak orang, dia akan membawa aspirasi nelayan ke tingkat pusat.

“Nanti akan segera kami laporkan ke pimpinan kami, yakni Bapak Presiden,” kata Gibran.

Wapres mengatakan, persoalan paling mendesak ialah penyederhanaan perizinan kapal nelayan dan pembangunan infrastruktur. Gibran juga akan mengoordinasikan reklamasi pelabuhan, pengerukan sedimentasi di Pelabuhan Muncar yang mengalami pendangkalan, pemecah ombak, dan perbaikan jalan.

Selain itu, Gibran juga akan meminta kementerian terkait untuk mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang ada di Muncar, Banyuwangi, agar bisa membantu nelayan meningkatkan pendapatan ekonomi mereka.

“Nanti saya akan berkoordinasi terus dengan Bu Gubernur dan Ibu Bupati biar permasalahan yang bapak-ibu nelayan sampaikan akan kami selesaikan satu per satu,” kata Gibran.

Bupati Ipuk menyampaikam terimakasih kepada Wapres yang telah memperhatikan kondisi nelayan Muncar. Dia siap memperkuat kolaborasi untuk menyelesaikan persoalan yang menjadi kewenangan daerah.

“Matur nuwun Bapak Wapres atas kehadirannya di Banyuwangi dan bertemu dengan masyarakat. Kita doakan mudah-mudahan ini bisa terwujud,” ujar Ipuk.

Saat bertemu nelayan, Gibran turut menyerahkan bantuan sebanyak 320 coolbox (cooler box) kepada nelayan untuk menjaga kesegaran dan mutu hasil tangkapan mereka. Gibran turut memborong sejumlah ikan yang dijual oleh pedagang di kawasan TPI Muncar. (*) 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Muhammad Ikhwan
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.