KabarBaik.co, Lombok Barat – Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan di empat provinsi pada Jumat (10/7). Peresmian berlangsung secara serentak dan dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Bendungan Meninting, Prabowo juga meresmikan Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, dan Bendungan Sidan di Bali. Pembangunan kelima bendungan itu menelan biaya Rp 9,79 triliun.
Peresmian kelima proyek tersebut ditandai dengan penekanan serene oleh presiden yang didampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. “Lima bendungan yang kita resmikan hari ini adalah investasi negara,” sebut Prabowo.
Presiden tiba di Bendungan Meninting sekitar pukul 14.30 waktu setempat menggunakan kendaraan kepresidenan Maung Garuda. Setibanya di lokasi, Prabowo disambut masyarakat sebelum menuju lokasi peresmian yang dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Bendungan Meninting memilki genangan mencapai kurang lebih 46 hektare, yang diarahkan untuk meningkatkan indeks pertanaman di kawasan NTB dari 280 persen menjadi 300 persen. Termasuk tambahan produksi hingga 420.000 ton gabah per musim tanam.
Peresmian lima bendungan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur sumber daya air yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, penyediaan air baku, pengendalian banjir serta pengembangan energi bersih.
Keberadaan bendungan-bendungan itu diharapkan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan produktivitas pertanian, menjamin ketersediaan air, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan yang berkelanjutan. (*)






