Bulog dan Komisi IV DPR Dorong Kesejahteraan Petani, Serap 3,2 Juta Ton Gabah hingga Semester I 2026

oleh -130 Dilihat
Panen raya padi di Klaten, Jawa Tengah.
Panen raya padi di Klaten, Jawa Tengah. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Klaten – Perum Bulog menegaskan komitmennya mendukung kesejahteraan petani sekaligus memperkuat upaya mewujudkan swasembada pangan nasional melalui Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (10/7).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah, DPR RI, BUMN, pemerintah daerah, dan petani dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian serta menjaga ketahanan pangan nasional.

Kegiatan dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi beserta anggota Komisi IV, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, jajaran pemerintah daerah, serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Rangkaian acara diawali dengan panen raya yang dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI menggunakan metode panen manual dan combine harvester. Kegiatan tersebut menjadi simbol penerapan mekanisasi pertanian untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi di sektor pertanian.

Pada kesempatan yang sama, Bulog juga menyalurkan bantuan berupa timbangan digital dan paket sembako kepada Gapoktan, serta alat tulis bagi anak-anak di sekitar kawasan pertanian. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan petani dan masyarakat di sentra produksi pangan.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi mengapresiasi kebijakan pemerintah yang dinilai memberikan kepastian harga gabah sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan petani.

“Petani sangat bersyukur dengan penetapan harga gabah Rp 6.500,- per kilogram. Ditambah berbagai bantuan yang diberikan, kebijakan ini memberikan manfaat nyata dan diharapkan dapat terus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan capaian sektor pangan nasional tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari petani hingga aparat pendamping di lapangan.

“Stok beras Indonesia saat ini mencapai sekitar 5,4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama petani, penyuluh pertanian, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pupuk Indonesia, serta Tim Jemput Gabah Bulog. Dengan HPP gabah sebesar Rp 6.500 sesuai Instruksi Presiden, hingga semester I 2026 Bulog telah menyerap 3,2 juta ton dari target 4 juta ton. Kolaborasi ini menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan swasembada pangan Indonesia,” ujarnya.

Melalui kunjungan kerja tersebut, sinergi antara DPR RI, pemerintah, BUMN, dan petani diharapkan semakin kuat dalam membangun ekosistem pertanian nasional. Kolaborasi itu juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mempercepat terwujudnya swasembada pangan menuju ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.