HUT ke-54, Petrokimia Gresik Catatkan Capaian Kinerja Hebat

oleh -121 Dilihat
Upacara HUT ke-54 Petrokimia Gresik.
Upacara HUT ke-54 Petrokimia Gresik. (Foto: Andika DP)

KabarBaik.co, Gresik – Di tengah tantangan industri pupuk yang dipengaruhi dinamika geopolitik, perubahan iklim, hingga fluktuasi harga energi dan bahan baku, Petrokimia Gresik justru mencatatkan tren kinerja positif. Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54, perusahaan anggota holding Pupuk Indonesia itu membukukan peningkatan produksi pupuk sepanjang 2025 yang berlanjut hingga Semester I 2026, sekaligus memperkuat transformasi bisnis untuk mendukung swasembada pangan nasional.

Momentum HUT ke-54 yang mengusung tema “Growing the Future” menjadi penanda komitmen perusahaan untuk terus tumbuh secara berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap swasembada pangan nasional. Berdasarkan data perusahaan, realisasi produksi pupuk Petrokimia Gresik sepanjang 2025 mencapai 4.683.477 ton atau sekitar 105 persen dibandingkan kuantum produksi 2024 yang sebesar 4.474.914 ton.

Tren positif tersebut berlanjut pada Semester I 2026. Hingga Juni 2026, produksi pupuk telah mencapai 2.716.141 ton, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 2.431.506 ton. Capaian tersebut menjadi modal penting mengingat target produksi pupuk tahun 2026 ditetapkan sebesar 106 persen dari target tahun sebelumnya.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengatakan, capaian tersebut tidak terlepas dari kemampuan perusahaan untuk terus beradaptasi menghadapi berbagai tantangan industri selama lebih dari lima dekade. “Di tengah dinamika geopolitik, perubahan iklim, serta fluktuasi harga energi dan bahan baku yang masih membayangi industri pupuk, Petrokimia Gresik terus memperkuat fondasi perusahaan agar mampu tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi pertanian Indonesia,” ujarnya saat memimpin Upacara HUT ke-54 Petrokimia Gresik di Stadion Tri Dharama Petrokimia Gresik, Jumat (10/7).

“Kinerja positif hari ini harus menjadi pijakan untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai yang semakin besar di masa depan,” imbuh Daconi.

Menurut Daconi, semangat Growing the Future diwujudkan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari memperkuat fleksibilitas fasilitas produksi, meningkatkan keandalan infrastruktur bahan baku, memastikan ketersediaan energi jangka panjang, hingga mempercepat transformasi menuju industri yang lebih berkelanjutan.

Salah satu transformasi yang dilakukan adalah memodifikasi Pabrik Fosfat I menjadi Pabrik Phonska V dengan teknologi Flex-Phos. Teknologi tersebut memungkinkan satu fasilitas memproduksi NPK Phonska, NPK Solid Granulation, maupun pupuk fosfat sehingga perusahaan memiliki fleksibilitas lebih tinggi dalam memenuhi kebutuhan pasar.

Untuk memperkuat pasokan bahan baku, perusahaan juga membangun dua tangki asam sulfat dengan kapasitas total 40.000 ton. Setelah proyek tersebut rampung, kapasitas penyimpanan asam sulfat Petrokimia Gresik akan meningkat menjadi 100.000 ton.

Di sektor logistik, Petrokimia Gresik tengah membangun Dermaga A yang mampu melayani kapal berkapasitas hingga 60.000 deadweight tonnage (DWT) dengan kapasitas bongkar muat mencapai 4 juta ton per tahun. Infrastruktur tersebut diharapkan meningkatkan kelancaran arus logistik sekaligus menjaga tingkat okupansi dermaga tetap optimal.

Perusahaan juga memperkuat keandalan operasional melalui kerja sama penyediaan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura dan Wilayah Kerja Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura. Kerja sama tersebut berpotensi menambah pasokan gas sekitar 30–35 million standard cubic feet per day (MMSCFD) sehingga dapat mendukung operasional perusahaan hingga 2035.

“Transformasi bagi kami bukan hanya tentang bagaimana perusahaan menjadi lebih besar, tetapi bagaimana Petrokimia Gresik semakin adaptif, efisien, dan tangguh dalam menjawab kebutuhan masa depan. Karena itu, kami terus memperkuat kemampuan produksi, keandalan pasokan bahan baku dan energi, serta melakukan transformasi industri agar perusahaan tetap berkelanjutan dan mampu memberikan manfaat yang semakin besar bagi pertanian Indonesia,” jelas Daconi.

Selain memperkuat bisnis, Petrokimia Gresik juga terus menjalankan agenda keberlanjutan. Pada 2025, perusahaan ditunjuk Kementerian Perindustrian sebagai proyek percontohan penerapan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU). Program tersebut menjadi bagian dari peta jalan dekarbonisasi perusahaan periode 2025–2030.

“Perjalanan 54 tahun menjadi modal berharga bagi kami untuk melangkah menuju masa depan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis Petrokimia Gresik akan terus tumbuh, semakin berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pertanian serta menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional,” tutupnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.