BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di NTB 10–12 Maret, Warga Diminta Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

oleh -119 Dilihat
4187a441 c29c 4df2 a71f 229d6edd39e1
Ilustrasi angin kencang. (Foto: Ist/time.com)

KabarBaik.co, Mataram – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk periode 10 hingga 12 Maret 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dalam beberapa hari ke depan.

BMKG menyebutkan, kondisi cuaca tersebut berpotensi menimbulkan dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, genangan air, pohon tumbang, serta kerusakan bangunan ringan akibat terpaan angin kencang. Selain itu, hujan lebat juga berpotensi mengurangi jarak pandang bagi pengguna jalan.

Berdasarkan peringatan dini BMKG, pada 10 Maret 2026 sejumlah wilayah di NTB berstatus waspada hujan sedang hingga lebat, meliputi Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, dan Dompu. Pada hari yang sama juga terdapat potensi angin kencang di wilayah Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Dompu.

Selanjutnya pada 11 Maret 2026, potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, dan Dompu. BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang di wilayah Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa, Sumbawa Barat, Bima, Kota Bima, dan Dompu.

Sementara itu pada 12 Maret 2026, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Bima. Pada hari tersebut juga terdapat potensi angin kencang di wilayah Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, Dompu, dan Kota Bima.

BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati terhadap dampak bencana yang mungkin ditimbulkan, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, genangan air, angin kencang, kilat atau petir, berkurangnya jarak pandang, baliho roboh, hingga pohon tumbang.

Selain itu, bagi pengguna dan operator transportasi laut, nelayan, serta masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir, diminta mewaspadai potensi gelombang laut tinggi yang dapat mencapai lebih dari dua meter. Gelombang tersebut diperkirakan terjadi di Selat Alas bagian selatan, perairan selatan Sumbawa, Selat Sape bagian selatan, serta Samudra Hindia di selatan NTB.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem selama periode tersebut.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.