BPBD Sidoarjo Usulkan Penambahan Pos Damkar di Sukodono, Target Realisasi Tahun Depan

oleh -180 Dilihat
IMG 20240916 WA0040 scaled
Ilustrasi upaya pemadaman kebakaran okeh petugas Damkar. (Yudha)

KabarBaik.co – Jumlah Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kabupaten Sidoarjo dinilai masih kurang memadai untuk menangani insiden kebakaran yang semakin sering terjadi di berbagai wilayah terutama kala musim kemarau melanda seperti ini. Diketahui hanya ada enam pos damkar yang aktif beroperasi di beberapa titik, yakni di Sidoarjo Kota, Buduran, Candi, Waru, Krian, dan Porong.

Menanggapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo berencana menambah satu pos damkar baru pada tahun depan. Pos baru tersebut akan dibangun di wilayah Sukodono, tepatnya di bekas kantor Kecamatan Sukodono. Kepala BPBD Sidoarjo, Mustain Baladan, mengungkapkan bahwa rencana tersebut sudah disampaikan saat hearing dengan Komisi D DPRD Sidoarjo.

“Penambahan pos damkar di Sukodono sangat mendesak mengingat wilayah tersebut sering kali terlambat mendapatkan bantuan saat kebakaran terjadi,” ujar Mustain saat ditemui Senin (16/9).

Menurut data BPBD Sidoarjo saat ini mereka hanya memiliki 13 unit armada yang tersebar di enam pos. Jumlah ini secara riil masih dapat dikatakan kurang memadai untuk memenuhi kebutuhan resiko kebakaran ditengah semakin bertumbuhnya populasi dj Sidoarjo.

Meski menambah pos baru, namun Mustain masih belum berani memastikan penambahan armada baru.

“Kami memang sudah mengusulkan penambahan armada, tapi semuanya tergantung dari anggaran yang disediakan oleh pemerintah daerah,” jelasnya.

Mustain mengungkapkan, jika anggaran tidak mencukupi untuk membeli armada baru, BPBD akan melakukan redistribusi armada yang ada. Sebagai contoh, pos damkar di Buduran yang memiliki tiga unit armada bisa mengalihkan satu unit ke Sukodono untuk sementara waktu.

Menurut Mustain, keberadaan pos damkar di Sukodono akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat setempat.

“Dengan pos baru ini, kami berharap waktu tanggap darurat bisa dipercepat, sehingga kerugian akibat kebakaran dapat diminimalkan,” tambahnya.

Selain itu, pihak BPBD juga akan melakukan pemetaan lebih rinci untuk memastikan penempatan armada dan personel sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Kami akan memindahkan armada dan personel dari pos yang ada ke Sukodono, sehingga tidak ada wilayah yang kekurangan layanan pemadam kebakaran,” jelas Mustain.

Rencana pembangunan pos baru Damkar di Kecamatan Sukodono ini pun langsung mendapat respon positif dari salah satu warga, Eka Septi Hariani.

“Saya merasa lebih aman karena sekarang lebih dekat, soalnya dulu pernah ada kebakaran di bengkel itu, petugas harus datang dari Buduran,” ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.