Menjelang Detik-Detik Waisak, Umat Budha di Mataram Gelar Bagi Sembako Hingga Prosesi Suci dan Meditasi Khidmat

oleh -80 Dilihat
IMG 20260531 WA0073 1

KabarBaik.co, Mataram – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Vihara Dhamma Susena, Cakranegara, Kota Mataram, Minggu (31/5), saat ratusan umat Budha mengikuti rangkaian peringatan Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026. Kegiatan diawali dengan bakti sosial, prosesi Pradaksina dan Mandi Buddha, Puja Bhakti, hingga meditasi bersama menyambut detik-detik Waisak yang jatuh pada pukul 16.45.08 Wita.

Sejak pagi hari, panitia bersama umat melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat di sekitar vihara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat Waisak yang mengusung tema”Menebar Cinta, Menumbuhkan Perdamaian Dunia”.

Memasuki siang hari, umat mulai memadati area vihara untuk mengikuti rangkaian ibadah utama. Tepat pukul 14.00 WITA, prosesi diawali dengan Pradaksina, yakni berjalan mengelilingi altar suci sebagai simbol penghormatan kepada Buddha, Dhamma, dan Sangha.

Setelah itu, umat mengikuti ritual Mandi Buddha, sebuah tradisi yang melambangkan penyucian diri dari berbagai pikiran, ucapan, dan perbuatan yang tidak baik. Prosesi berlangsung penuh ketenangan dengan iringan doa dan pembacaan paritta.

Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan Puja Bhakti Waisak, di mana umat memanjatkan doa bersama untuk keselamatan, kebahagiaan, serta perdamaian bagi seluruh makhluk hidup. Di sela kegiatan, ratusan pelita juga dinyalakan sebagai simbol cahaya Dhamma yang menerangi kehidupan dan mengusir kegelapan batin.

Menjelang puncak Waisak, umat diarahkan memasuki ruang meditasi untuk mengikuti Meditasi Detik-Detik Waisak yang dimulai pukul 16.30 WITA. Suasana vihara berubah hening. Umat duduk bersila dalam keheningan, memusatkan perhatian dan kesadaran diri sambil menanti momen sakral Waisak.

Saat waktu menunjukkan pukul 16.45.08 WITA, seluruh umat larut dalam meditasi mendalam. Tidak terdengar suara selain lantunan doa yang mengiringi perenungan tentang kelahiran, pencerahan, dan parinibbana Sang Buddha Gautama.

Ketua Vihara Dharma Susena, Hendy Kang Prabowo, menjelaskan bahwa pembagian sembako merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Trisuci Waisak yang diselenggarakan vihara. “Pada peringatan Hari Trisuci Waisak tahun ini, kami melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari bakti sosial, Pradaksina dan mandi suci, Puja Bhakti, hingga meditasi detik-detik Waisak yang akan dilaksanakan pada sore hari ini” ujarnya.

Menurut Hendy, perayaan Waisak menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, cinta kasih, dan kedamaian dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berharap melalui Waisak 2026 ini, kita semua senantiasa diberikan semangat untuk hidup damai, saling menghormati, dan terus menebarkan kebaikan kepada sesama, ” tambahnya.

Sementara itu, Bhiksu Lobsang Jinpa berharap peringatan Waisak tahun ini dapat menjadi doa bersama bagi terciptanya perdamaian dunia di tengah berbagai konflik yang masih terjadi di sejumlah negara. “Kami berharap dunia ini semakin damai, tidak ada lagi peperangan, dan seluruh umat manusia dapat hidup rukun dalam kebersamaan, ” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bhiksu Lobsang menjelaskan bahwa Hari Trisuci Waisak memperingati tiga peristiwa agung dalam kehidupan Sang Buddha, yakni kelahiran, pencapaian pencerahan sempurna, dan parinibbana atau wafatnya Sang Buddha.

“Ketiga peristiwa tersebut mengajarkan nilai-nilai luhur tentang kebaikan, kebijaksanaan, dan welas asih yang dapat menjadi pedoman hidup bagi seluruh umat manusia, ” jelasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Arief Rahman
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.