Bulog Ekspor Beras untuk Jemaah Haji 2026, Pemerintah: Bukti Swasembada Pangan Naik Kelas

oleh -157 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 04 at 14.34.10 scaled
Pelepasan ekspor beras haji. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jakarta – Pemerintah menegaskan capaian swasembada pangan Indonesia kini memasuki fase baru. Tak hanya menjaga ketersediaan dan stabilitas beras nasional, Indonesia melalui Perum Bulog resmi melepas ekspor beras premium ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan Jemaah Haji Indonesia 2026.

Sebanyak 2.280 ton Beras Befood Nusantara dikirim secara bertahap. Beras produksi petani dalam negeri itu untuk pertama kalinya secara khusus dipasok bagi konsumsi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci. Momentum ini dinilai menjadi tonggak penting transformasi Indonesia dari negara swasembada menjadi eksportir beras premium.

Pelepasan ekspor dilakukan di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (4/3). Hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, Anggota Komisi IV DPR RI Abdul Kharis, Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Jaenal Effendi, Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy, serta jajaran direksi Bulog.

Amran menyampaikan apresiasi kepada Bulog, petani, dan seluruh pemangku kepentingan atas capaian tersebut.

“Berkat kerja keras seluruh pihak, Indonesia bukan hanya mampu mencapai swasembada beras pada 2025, tetapi hari ini juga siap mengekspor beras CBP kualitas premium untuk melayani kebutuhan jamaah haji Indonesia,” ujarnya.

Direktur Utama Bulog Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan, ekspor ini bukan sekadar aktivitas perdagangan, melainkan representasi kemandirian bangsa.

“Negara tidak hanya berhasil mencapai swasembada beras, tetapi hari ini kita membuktikan mampu melakukan ekspor beras untuk memasok kebutuhan jemaah haji dengan produk terbaik hasil panen petani Indonesia. Ini adalah simbol harga diri dan kebanggaan nasional,” tegasnya.

Bulog memastikan beras yang dikirim berasal dari pengadaan gabah segar petani dalam negeri dan diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi. Produk tersebut memiliki kadar air terjaga, tingkat pecahan maksimal 5 persen, telah melalui uji laboratorium, memenuhi standar ekspor internasional, serta tersertifikasi halal.

Ekspor ini juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Seluruh dapur penyedia konsumsi Jemaah Haji Indonesia di Mekkah dan Madinah diwajibkan menggunakan Beras Bulog Befood Nusantara untuk musim haji 2026.

Di sisi lain, Bulog menjamin ekspor tidak akan mengganggu pasokan beras nasional. Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) disebut dalam kondisi aman dan terkendali sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Pemerintah menilai langkah ini sekaligus memperkuat diplomasi pangan Indonesia di tingkat global. Produk pangan nasional dinilai kian kompetitif, berkualitas, dan mendapat kepercayaan pasar internasional.

Bulog pun menegaskan komitmennya menjalankan penugasan pemerintah secara profesional dan akuntabel, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara produsen beras yang mandiri dan berdaya saing di pasar dunia.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: F. Noval
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.