KabarBaik.co – Upaya meningkatkan kualitas produk UMKM dan kesehatan lansia terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Blitar. Hal ini terlihat saat Bupati Blitar Rijanto menghadiri kegiatan Senam Lansia, UMKM, dan Edukasi Kopi yang digelar Binus Malang di Lapangan Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo.
Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menyampaikan apresiasi kepada Binus Malang atas kontribusinya dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta inovasi bagi pelaku UMKM lokal.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Binus Malang yang telah berkontribusi memberikan edukasi, pendampingan, dan inovasi bagi masyarakat Kabupaten Blitar. Inilah contoh sinergi perguruan tinggi dengan daerah dalam membangun ekonomi kerakyatan,” ujarnya, Minggu (23/11).
Menurut Bupati, edukasi tersebut mendorong pelaku UMKM agar mampu menembus pasar kekinian, terutama sektor kopi yang saat ini menjadi gaya hidup generasi muda. “Dengan edukasi seperti ini saya optimistis UMKM bisa lebih maju dan produk kopi dapat masuk ke pasar kekinian. Ini artinya industri kopi adalah peluang masa depan,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan bahwa Kabupaten Blitar memiliki potensi kopi yang besar. Berdasarkan data tahun 2024, luas lahan kopi mencapai 2.900,20 hektare dengan produksi 1.830,40 ton.
“Tentu harapan kita bersama tahun ini dan seterusnya produksi meningkat, baik kuantitas maupun kualitasnya,” jelasnya.
Bupati Rijanto menilai peluang pasar global sangat terbuka apabila petani dan UMKM kopi terus belajar serta meningkatkan kualitas pengolahan.
“Saya yakin dengan ketekunan dan terus belajar terkait tanaman kopi, kopi Kabupaten Blitar bisa tembus pasar global. Kita harus berupaya memberikan nilai tambah melalui kemasan kreatif, mengikuti selera pasar, dan menerapkan pengolahan modern,” ungkapnya.
Ia juga mendorong UMKM agar berani berinovasi, mulai dari pengemasan modern, pembuatan varian rasa, pemasaran digital, hingga pengembangan usaha turunan seperti kafe dan kedai kopi.
Selain edukasi UMKM dan kopi, kegiatan tersebut turut dirangkai dengan senam lansia. Menurut Bupati, kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi kesehatan warga senior.
“Senam lansia mencerminkan perhatian kita pada kesehatan warga senior agar tetap bugar, produktif, dan bahagia. Masyarakat yang sehat tentu menjadi modal sosial dalam pembangunan daerah,” kata Bupati.(*)






