Bupati Marhaen Bawa Harapan ke Nenek Sumiati dari Rumah Reyot Jadi Hunian Layak

oleh -64 Dilihat
bf8e0fbd 6a9e 4be1 a29b dfd10fc8506c
Kang Marhaen menyambangi nenek sumiati warga Ngronggot sekaligus menyerahkan bantuan RTLH (ist)

KabarBaik.co, Nganjuk – Tak hanya sekadar program pemerintah, penyaluran bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi momen yang penuh makna bagi warga kurang mampu, terutama bagi Nenek Sumiati yang tinggal di Dusun Dingin, Desa/Kecamatan Ngronggot. Nenek Sumiati secara langsung disambangi Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi.

Bersama Baznas Nganjuk, Pemkab Nganjuk kembali membuktikan komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui semangat gotong royong.

Dengan penuh perhatian, Bupati Marhaen menyerahkan bantuan renovasi rumah sebesar Rp 20.000.000 kepada nenek Sumiati. Sebuah nilai yang diharapkan bisa mengubah wajah hunian yang dulunya reyot menjadi tempat tinggal yang layak dan nyaman.

Momen kunjungan langsung ke rumah penerima manfaat ini, menjadi bukti bahwa pelayanan publik dilakukan dengan dekat dan menyentuh langsung kondisi masyarakat.

“Setiap ada informasi dari masyarakat, apalagi yang sudah viral, pemerintah harus cepat hadir, kita tindak lanjuti bersama Baznas dan pihak terkait,” ujar Kang Marhaen sapaan akrab Bupati Nganjuk ini.

Ia menekankan bahwa kecepatan respons adalah bagian penting dari pelayanan publik yang berkualitas. Keberhasilan program RTLH ini tidak terlepas dari kerja sama yang erat, melibatkan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga pihak swasta dan masyarakat luas.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kekuatan utama agar setiap bantuan bisa benar-benar terealisasi dan memberikan manfaat maksimal.

“Bantuan ini bukan hanya dari pemerintah daerah, tetapi juga dari Baznas, CSR, dan donasi masyarakat, agar rumah warga bisa benar-benar selesai dan layak huni,” tambahnya.

Setiap sumber daya yang terkumpul diolah dengan cermat untuk menjawab kebutuhan yang paling mendesak.

Menutup kunjungan tersebut, Kang Marhaen mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan. Karena menurutnya, kolaborasi adalah kunci utama untuk menghapus jejak rumah tidak layak huni di Nganjuk.

“Kuncinya gotong royong, kita ingin mengurangi bahkan meniadakan rumah tidak layak huni di Nganjuk. Semua pihak harus bergerak bersama, saling membantu, dan insyaallah dengan kebersamaan semua akan dimudahkan,” pungkasnya.

Pada hari yang sama, bantuan juga disalurkan ke lokasi lain di Desa Banjaranyar, Kecamatan Tanjunganom, diberikan kepada Purwanti, warga setempat yang memperoleh dukungan perbaikan rumah senilai Rp 10.000.000 dari Baznas Nganjuk.

Huniannya yang sebelumnya dalam kondisi kurang layak kini akan mendapatkan sentuhan perbaikan untuk menjadi lebih aman dan nyaman ditempati. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.