KabarBaik.co, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyiapkan wadah resmi bagi para pecinta balap motor melalui pembangunan sirkuit di kawasan Sedati. Langkah ini sekaligus menjadi upaya untuk meminimalisir maraknya balap liar yang masih sering terjadi di sejumlah ruas jalan.
Sirkuit yang akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektare tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi ajang drag race atau trek lurus. Pemkab juga menyiapkan fasilitas road race dan berbagai sarana pendukung olahraga otomotif lainnya.
Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, pembangunan sirkuit dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap tingginya minat masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap dunia balap motor.
Menurutnya, selama ini banyak penghobi balap yang belum memiliki tempat representatif untuk menyalurkan bakat dan hobinya sehingga memilih menggunakan jalan umum yang berisiko membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Nanti sirkuit ini tidak hanya digunakan untuk herex drag race (trek lurus) saja. Ke depan kami akan mencoba seperti daerah Jawa Tengah, mengembangkan seperti sirkuit road race. Nanti kalau desain dan perencanaannya sudah selesai, akan kami paparkan,” ujar Subandi, Minggu (7/6).
Pembangunan sirkuit direncanakan mulai berjalan pada 2027. Untuk lintasan drag race, ditargetkan sudah bisa digunakan pada tahun yang sama, sementara seluruh kawasan sirkuit ditargetkan rampung pada 2028.
“Targetnya, tahun 2027 sudah mulai ada pelaksanaan pembangunan dan tahun 2028 selesai secara keseluruhan. Namun untuk trek lurus, pada 2027 sudah bisa digunakan,” katanya.
Subandi menilai lahan seluas 20 hektare cukup untuk mengembangkan kawasan olahraga otomotif yang mampu menampung berbagai komunitas balap motor di Sidoarjo maupun daerah sekitar.
“Karena nanti kita memiliki lahan seluas 20 hektare. Nah, dengan fasilitas ini kami ingin memanjakan teman-teman pecinta balap di Kabupaten Sidoarjo,” ungkapnya.
Selain menjadi sarana penyaluran hobi, sirkuit tersebut diharapkan menjadi solusi nyata untuk mengurangi balap liar yang selama ini meresahkan masyarakat dan kerap memicu kecelakaan lalu lintas.
“Harapan kita, Sidoarjo bisa menjadi tempat bagi para pecinta balap motor. Yang terpenting, teman-teman yang selama ini melakukan balap liar di jalanan bisa kami fasilitasi dengan tempat yang aman dan resmi. Biar tidak balap liar di jalan,” tegasnya.
Dengan hadirnya sirkuit resmi tersebut, Pemkab Sidoarjo berharap aktivitas balap motor dapat berlangsung lebih aman, terarah, dan sesuai standar keselamatan, sekaligus melahirkan pembalap-pembalap muda berprestasi dari Kota Delta.(*)






