KabarBaik.co, Sidoarjo – Wacana pembangunan sirkuit permanen di Kabupaten Sidoarjo kembali mengemuka. Fasilitas tersebut dinilai menjadi kebutuhan penting untuk mengakomodasi aktivitas komunitas otomotif yang terus berkembang di Kota Delta.
Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo Rafi Wibisono, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo agar segera merealisasikan pembangunan sirkuit yang representatif. Menurutnya, keberadaan sirkuit akan menjadi solusi bagi berbagai kegiatan otomotif agar dapat berlangsung lebih tertib dan aman.
Rafi menjelaskan hingga saat ini Sidoarjo masih belum memiliki sirkuit yang layak untuk menggelar kegiatan otomotif secara rutin. Kondisi tersebut menjadi kendala karena kegiatan berskala besar berpotensi menimbulkan gangguan bagi masyarakat apabila tidak didukung lokasi yang memadai.
“Kalau memang Pemkab ini menyediakan fasilitas, ya ada tempat, sirkuit, nah di situ nanti akan kita bisa membuat acara rutin. Kalau saat ini kita belum ada tempat yang sangat layak, sehingga kalau dibuat acara rutin, ini pasti nanti akan mengganggu keresahan masyarakat,” ujarnya pada KabarBaik.co, Minggu (14/6).
Menurutnya, pembangunan sirkuit tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan komunitas otomotif, tetapi juga dapat menjadi sarana pembinaan bagi generasi muda yang memiliki minat di bidang balap dan modifikasi kendaraan.
Menanggapi usulan tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas sekitar 20 hektare di Kecamatan Sedati untuk mendukung pengembangan fasilitas bagi para pencinta otomotif. Rencana pembangunan sirkuit tersebut masuk dalam program pengembangan kawasan olahraga dan otomotif di Kabupaten Sidoarjo.
“Kami sudah menyiapkan lahan sekitar 20 hektare di Kecamatan Sedati. Nantinya lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengembangan fasilitas otomotif, termasuk sirkuit yang dapat digunakan masyarakat dan komunitas,” ujar Subandi.
Ia menambahkan, pembangunan sirkuit ditargetkan mulai dikerjakan pada 2027 mendatang setelah seluruh tahapan perencanaan dan administrasi selesai. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menargetkan proyek tersebut dapat rampung pada 2028 sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat dan komunitas otomotif.
Keberadaan sirkuit juga diharapkan mampu mengurangi potensi balap liar di jalanan umum. Selain menjadi tempat yang aman untuk menyalurkan hobi dan mengembangkan prestasi, fasilitas tersebut berpotensi mendongkrak perekonomian daerah melalui penyelenggaraan event otomotif, kunjungan wisata, hingga tumbuhnya sektor usaha pendukung di sekitarnya.(*)






