KabarBaik.co, Sidoarjo – Pemkab Sidoarjo memperkuat sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas daerah sekaligus memastikan program prioritas nasional berjalan optimal. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tim Pemantauan Perkembangan Politik yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (7/7).
Rapat dipimpin langsung Bupati Sidoarjo Subandi dan dihadiri jajaran Forkopimda, perwakilan DPRD Sidoarjo, organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Sidoarjo. Pertemuan itu menjadi forum menyamakan langkah dalam menghadapi berbagai dinamika daerah.
Dalam arahannya, Subandi menegaskan bahwa pemerintahan yang kuat tidak hanya berorientasi pada pelayanan administrasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, memperkuat ketahanan sosial, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Sidoarjo memiliki posisi strategis dalam mendukung stabilitas Jawa Timur. Karena itu, kami berkomitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan kolaboratif bersama Forkopimda, tokoh agama, hingga seluruh lapisan masyarakat,” ujar Subandi.
Selain membahas kondisi politik daerah, rapat tersebut juga menyoroti kesiapan Pemkab Sidoarjo mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu prioritas Presiden RI. Menurut Subandi, keberhasilan program tersebut bergantung pada kolaborasi seluruh pihak.
“Pelaksanaan MBG memerlukan sinergi kuat antara Badan Gizi Nasional, pemerintah daerah, dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Keberhasilan program ini harus ditopang pengawasan bersama agar kualitas, keamanan pangan, dan ketepatan sasarannya terjamin,” tegasnya.
Untuk memperkuat pelaksanaan MBG, Pemkab Sidoarjo akan mengintegrasikan Program Kawasan Mandiri Pangan (KMP) di tingkat desa dan kelurahan. Program tersebut diharapkan mampu memasok kebutuhan pangan berbasis potensi lokal sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Subandi juga meminta penguatan ketahanan pangan daerah diprioritaskan pada tiga kebutuhan pokok yang paling banyak dikonsumsi masyarakat.
“Harus fokus pada tiga item kebutuhan dasar masyarakat, yaitu beras, gula, dan minyak. Kehadiran program pangan ini harus bisa meringankan beban ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Di akhir arahannya, Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai Forkopimda, DPRD, perangkat daerah, dunia usaha hingga tokoh masyarakat, untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga situasi Kabupaten Sidoarjo tetap aman, kondusif, dan mampu mendukung keberhasilan setiap program pembangunan.
“Saya mengajak Forkopimda, DPRD, perangkat daerah, dunia usaha, hingga tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas daerah. Kita pastikan setiap kebijakan bermuara pada kesejahteraan masyarakat dan masa depan generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (*)






