Cegah Risiko Stroke, National Hospital Surabaya Hadirkan National Dream & Sleep Center

oleh -136 Dilihat
Nasional Hospital Surabaya resmi meluncurkan National Dream & Sleep Center,
Peluncuran pusat layanan ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik melalui tidur yang sehat dan berkualitas.

KabarBaik.co, Surabaya – Kualitas tidur yang optimal bukan sekadar kebutuhan, melainkan fondasi utama bagi kesehatan tubuh secara menyeluruh. Tidur yang baik berperan penting dalam menjaga fungsi otak, kesehatan jantung, hingga keseimbangan metabolisme. Berangkat dari pentingnya hal tersebut, Nasional Hospital Surabaya resmi meluncurkan National Dream & Sleep Center, sebuah layanan terpadu yang fokus pada penanganan gangguan tidur secara komprehensif.

Peluncuran pusat layanan ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan kualitas hidup yang lebih baik melalui tidur yang sehat dan berkualitas. Kesadaran akan pentingnya tidur kini semakin meningkat, seiring dengan berbagai temuan medis yang menunjukkan dampak serius dari gangguan tidur yang tidak ditangani.

Dokter spesialis paru, Ignatius Hanny Handoko Tanuwijaya menjelaskan bahwa organ vital seperti otak dan jantung sangat bergantung pada suplai oksigen yang optimal selama tidur. Gangguan seperti sleep apnea, jika dibiarkan tanpa penanganan dalam jangka panjang, dapat memicu risiko serius.

“Jika sleep apnea tidak diobati selama 10 hingga 15 tahun, sekitar 75 persen kasus berpotensi berujung pada stroke. Sementara dari sisi jantung, risikonya juga meningkat signifikan, termasuk penyakit jantung koroner,” ujarnya ditemui di Nasional Hospital, Rabu (15/4).

Ia menambahkan, penurunan kadar oksigen saat tidur dapat mengganggu aliran darah ke otak dan jantung, sehingga meningkatkan potensi komplikasi serius. Kondisi ini kerap tidak disadari, meski gejalanya bisa dikenali, seperti mendengkur keras, henti napas saat tidur, hingga rasa lelah berlebihan di siang hari.

Tak hanya berdampak pada organ vital, gangguan tidur juga berkaitan erat dengan masalah metabolisme. Penderita cenderung mengalami peningkatan nafsu makan hingga berujung pada obesitas.

Bahkan, kondisi ini juga dapat memicu gangguan lain, termasuk penurunan kualitas hidup dan produktivitas.

Direktur Nasional Hospital, Hendera Henderi menegaskan bahwa kehadiran pusat layanan ini dirancang untuk memberikan diagnosis yang tepat terhadap berbagai gangguan tidur.

“Kami menghadirkan layanan yang melibatkan berbagai disiplin, termasuk dokter jantung, untuk memastikan penyebab utama gangguan tidur pasien dapat teridentifikasi dengan akurat, sehingga terapi yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa durasi tidur bukan satu-satunya indikator kualitas. “Bukan sekadar berapa jam seseorang tidur, tetapi bagaimana kualitas tidur tersebut mampu memberikan pemulihan optimal bagi tubuh,” tambahnya.

Sementara itu, dokter spesialis saraf, Neimy Novitasari menjelaskan bahwa layanan di pusat ini mencakup berbagai metode diagnosis dan terapi, mulai dari pemeriksaan tidur semalam (sleep study), hingga terapi lanjutan seperti penggunaan alat bantu pernapasan (Continuous Positive Airway Pressure/CPAP).

Menurutnya, setiap pasien memiliki kebutuhan yang berbeda, sehingga pendekatan yang dilakukan bersifat personal. Bahkan, bagi individu dengan pola kerja tidak teratur, seperti pekerja shift malam, diperlukan strategi khusus untuk mengembalikan ritme tidur yang sehat.

“Kurang tidur dalam satu malam tidak bisa langsung diganti. Tubuh membutuhkan waktu hingga dua hingga tiga hari untuk memulihkan kondisi tersebut. Karena itu, edukasi menjadi bagian penting dalam penanganan gangguan tidur,” terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa teknologi sederhana seperti perangkat pemantau tidur pada jam tangan pintar dapat membantu mendeteksi pola tidur, sehingga memudahkan proses diagnosis awal.

Dengan hadirnya National Dream & Sleep Center, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kualitas tidur. Sebab, tidur yang baik bukan hanya soal istirahat, tetapi investasi jangka panjang untuk kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.