Cerita Mas Ipin Ditawari Jadi Cawagub Jatim, Akhirnya Memilih Maju di Pilkada Trenggalek

oleh -450 Dilihat
b7eb87d1 53c8 4cb6 af51 6bda9bb06028
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin saat menemui pendukungnya. (Foto: Herlambang)

KabarBaik.co – Isu pencalonan Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin, sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur bersama Tri Rismaharini sempat memanas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pada Rabu (28/8), Mas Ipin mengungkapkan bahwa ia memang ditawari posisi tersebut.

“Saya memang ditawari untuk maju sebagai Cawagub Jatim,” ungkap Mas Ipin di hadapan massa yang mendesaknya tetap maju sebagai calon Bupati Trenggalek. Massa yang terdiri dari anggota Asosiasi Kepala Desa (AKD), Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), dan Asosiasi Penunjang Daerah Trenggalek (Apede), telah menunggu kedatangan Mas Ipin di Pendapa Manggala Praja Nugraha sejak pagi.

Sesampainya di Pendopo, Mas Ipin disambut dengan lantunan sholawat oleh para pendukung yang menolak rencana pencalonannya sebagai Cawagub. Massa aksi menyuarakan ketidaksetujuannya jika Mas Ipin meninggalkan Trenggalek demi Pilgub Jatim.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Ipin menceritakan bahwa tawaran untuk maju sebagai Cawagub datang setelah pelantikan anggota DPRD Trenggalek pada Senin (26/8). Ia pergi ke Jakarta untuk menghadiri acara pengambilan rekomendasi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrat. Namun, di malam harinya, ia mendapat panggilan mendadak dari DPP PDIP.

“Awalnya, saya hanya diminta berkomunikasi dengan para Gus dan Kyai agar PKB bisa berkoalisi dengan PDIP di Jawa Timur,” ujar Mas Ipin.

Namun, pada Selasa (27/8), ia mendapat tugas untuk maju sebagai Cawagub mendampingi Tri Rismaharini. Meski sudah mendapat persetujuan dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, Mas Ipin mengakui, hingga hari pendaftarannya masih belum mendapat surat rekomendasi resmi.

Di tengah kebimbangan, Mas Ipin mengaku sudah menyiapkan segala persyaratan untuk mendaftar sebagai Cawagub. “Segala persyaratan sudah siap, dan saya sempat merencanakan untuk mendaftar ke KPU Jawa Timur,” tuturnya. Namun, perubahan sikap ibunya yang sempat merestui, tetapi kemudian tidak meridhainya meninggalkan Trenggalek membuat Mas Ipin ragu.

“Awalnya, ibu saya merestui, tetapi setelah saya ziarah ke makam leluhur, beliau berubah pikiran. Ibu saya bilang hasil istikharah tidak baik dan beliau tidak ridho saya maju sebagai Cawagub,” tandasnya.

Pada akhirnya, desakan dari massa aksi yang terus memintanya untuk tetap maju di Pilkada Trenggalek membuat Mas Ipin memutuskan untuk mendaftar sebagai calon bupati bersama pasangannya Syah Muhammad Natanegara, ke KPU Trenggalek sekitar pukul 13.00 WIB. “Saya memutuskan untuk tetap di Trenggalek dan maju sebagai calon bupati,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Herlambang
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.