Cerita Warga Soal Gudang Pengoplosan Elpiji di Nganjuk yang Akhirnya Digerebek: Pemiliknya Tidak Srawung

oleh -56 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 06 at 6.39.35 PM
Gudang pengoplosan elpiji di Jalan Lurah Surodarmo IV, Kelurahan Cangkringan, Nganjuk yang digerebeg Bareskrim Polri (Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk – Suasana tenang di Jalan Lurah Surodarmo IV, Kelurahan Cangkringan, Nganjuk, mendadak pecah pada Kamis (5/3) petang. Tim Bareskrim Mabes Polri melakukan penggerebekan mendadak terhadap sebuah gudang yang selama ini dikenal warga sebagai tempat penyimpanan tabung gas elpiji.

Namun, di balik aktivitas rutin truk yang keluar masuk, tersimpan rahasia yang akhirnya terendus oleh kepolisian pusat.

Saifudin, salah satu tetangga yang rumahnya tepat berada di sebelah lokasi, menjadi saksi bisu bagaimana gudang tersebut beroperasi secara tertutup selama ini.

“Ini itu gudang nyambung rumah, letter L rumahnya di sebelah utara belakang musala. Kalau ini bagian belakang dijadikan gudang truk keluar masuk ya dari sini,” ungkap Saifudin, Jumat (6/3) sore.

Selama ini, warga sekitar memang menaruh curiga namun tidak bisa melihat langsung apa yang terjadi di dalam area milik pria bernama Budi tersebut. Hal ini dikarenakan akses masuk yang selalu terjaga ketat dan tertutup bagi masyarakat umum. Pintu gerbang hanya akan menampakkan isinya saat ada armada angkutan yang melintas.

“Tetangga tidak mengetahui secara pasti aktivitas di dalam gudang karena memang setiap hari pintu gerbang tertutup rapat. Dibuka kalau truk mau masuk atau keluar,” jelas Saifudin menggambarkan ketertutupan pemilik lahan.

Ketegangan antara pemilik gudang dan warga sebenarnya bukan hal baru. Jauh sebelum polisi datang, warga sempat menaruh perhatian negatif karena aktivitas di lokasi tersebut sering mengganggu kenyamanan lingkungan, mulai dari keramaian hingga kebisingan di jam istirahat.

“Dulu kami sempat protes, lapor ke RT dan RW, karena gudang ini dijadikan lokasi lomba burung, sehingga ramai motor sampai parkir di halaman rumah saya,” tutur Saifudin mengenang konflik lama dengan sang pemilik.

Tidak hanya masalah parkir, komunikasi pemilik rumah yang buruk dengan lingkungan sekitar juga menjadi catatan tersendiri bagi warga Cangkringan. Sosok Budi dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan tetangga kanan-kirinya.

“Pemilik rumahnya tidak srawung, tidak sosialisasi dengan warga. Kita tahunya agen elpiji itu saja, dan sudah dua kali kita protes terkait kegiatan di dalam gudang itu,” urai Saifudin.

Kini, setelah personel Bareskrim Mabes Polri menggeledah lokasi tersebut, warga baru menyadari bahwa masalah yang ada mungkin jauh lebih serius daripada sekadar kebisingan belaka. Saifudin sendiri mengaku terkejut saat mengetahui bahwa yang datang bukanlah petugas lokal.

“Saya kira Polres Nganjuk, tidak tahu kalau polisi pusat,” pungkasnya. Hingga saat ini, warga masih menanti keterangan resmi mengenai barang bukti apa saja yang disita dari dalam gudang misterius tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.