Oknum Polisi yang Digerebek Bersama ASN di Nganjuk Terancam Dipecat

oleh -289 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 21 at 2.24.55 PM
Situasi Penggerebegan Oknum ASN dan Polisi di Perumahan Griya Anjuk Ladang 3 (Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk– Kasus skandal perselingkuhan yang melibatkan oknum anggota Polres Nganjuk dengan wanita berstatus ASN terus bergulir. Kini, nasib pelaku berada di ujung tanduk dengan ancaman sanksi berat yang menanti jika terbukti melanggar aturan.

“Betul, saat ini masih proses pemeriksaan dan yang bersangkutan diamankan di patsus,” ungkap Kasi Propam Polres Nganjuk AKP Herry Buntoro saat dikonfirmasi, Senin (20/4).

Herry membenarkan bahwa oknum tersebut berinisial DEF dan saat ini telah diamankan di tempat khusus (patsus) untuk menjalani serangkaian pemeriksaan intensif terkait kasus yang menjeratnya.

Pihak kepolisian menegaskan jika DEF terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran kode etik maupun pelanggaran disiplin, maka sanksi tegas akan segera dijatuhkan. Mulai dari sanksi administrasi hingga sanksi berat.

“Ancaman terberat bisa di PDTH atau Pemberhentian Dengan Tidak Hormat,” tegas Herry.

Selain pemecatan, sanksi lain seperti penundaan kenaikan pangkat juga siap dikenakan jika oknum tersebut terbukti mencoreng nama baik institusi dengan tindakan asusila tersebut.

Sebagai informasi, kejadian bermula saat DEF tertangkap basah sedang berduaan dengan wanita berinisial AN, seorang ASN di Dinas Ketenagakerjaan Nganjuk, di sebuah rumah kontrakan di Perumahan Griya Anjuk Ladang 3, Kelurahan Begadung, Jumat (17/4). (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.