KabarBaik.co, Sidoarjo – Suasana pusat keramaian PKL yang biasanya memadati kawasan Alun-Alun Sidoarjo setiap Minggu pagi tampak berbeda pada awal Ramadan tahun ini. Kegiatan Car Free Day (CFD) yang rutin digelar setiap pekan resmi diliburkan selama bulan suci, sehingga para pedagang yang biasa membuka lapak di lokasi tersebut untuk sementara tidak beroperasi di area CFD.
Sebagian pedagang kini terlihat berpindah sementara ke kawasan sekitar Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar Timur. Penataan ini dilakukan agar para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi meski CFD dihentikan sementara.
Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Budi Basuki mengatakan penghentian sementara CFD merupakan bentuk penghormatan terhadap bulan Ramadan sekaligus mempertimbangkan efektivitas penggunaan ruang publik pada pagi hari.
“Selama Ramadan, kegiatan Car Free Day kami liburkan sementara. Ini sudah menjadi kebijakan agar masyarakat bisa lebih fokus menjalankan ibadah,” ujarnya, Rabu (24/2).
Budi menegaskan pelaksanaan CFD resmi di Sidoarjo hanya diperbolehkan di lokasi tertentu sesuai ketentuan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur. Lokasi tersebut berada di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan kawasan Alun-Alun Sidoarjo.
“Car Free Day yang diizinkan oleh Dirlantas Polda Jatim hanya di sepanjang Jalan Ahmad Yani dan sekitar Alun-Alun Sidoarjo. Di luar itu bukan merupakan rangkaian CFD resmi,” tegasnya.
Ia juga meluruskan adanya aktivitas pedagang di kawasan MPP Lingkar Timur yang sempat dianggap sebagai bagian dari CFD. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan penataan sementara bagi pedagang UMKM, bukan pelaksanaan CFD.
“Kegiatan di MPP itu bukan rangkaian CFD. Itu merupakan penataan sementara pedagang UMKM agar mereka tetap bisa berjualan dan roda perekonomian para pedagang tetap berjalan,” jelas Budi.
Penataan ini dilakukan untuk memastikan aktivitas pedagang tetap tertib, terorganisasi, serta tidak mengganggu kelancaran lalu lintas maupun fungsi fasilitas umum lainnya.
Dishub Sidoarjo memastikan kegiatan CFD akan kembali digelar setelah Ramadan berakhir sesuai jadwal dan lokasi yang telah ditetapkan. Pemerintah daerah juga berkomitmen menjaga keseimbangan antara ketertiban kota, kelancaran lalu lintas, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat selama bulan Ramadan. (*)






