KabarBaik.co, Jember – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, pada Jumat (03/04) petang.
Peristiwa ini mengakibatkan pohon tumbang di beberapa titik yang sempat melumpuhkan akses jalan serta merusak hunian warga.
Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Jember, cuaca buruk mulai terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Dampak terparah dilaporkan terjadi di dua desa, yakni Desa Curahmalang dan Desa Rowotamtu.
Di Dusun Gumuk Sari, Desa Curahmalang, sebuah pohon Trembesi berukuran raksasa dengan diameter sekitar 3 metertumbang di bantaran Dam Curahmalang.
Besarnya ukuran pohon menyebabkan batang dan dahan menutup total akses jalan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sempat tidak dapat melintas.
“Ukuran pohon yang tumbang sangat besar, sehingga menjadi kendala utama dalam proses evakuasi. Saat ini penanganan di lokasi tersebut baru mencapai 50 persen dan akan diteruskan koordinasinya dengan dinas terkait,” kata Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo, Sabtu (4/4).
Sementara itu di Dusun Krajan, Desa Rowotamtu, angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa atap rumah milik Hofifah. Akibat kejadian tersebut, rumah korban mengalami kerusakan ringan (RR). Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini.
Mendapat laporan pada pukul 15.30 WIB, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember langsung menerjunkan tiga tim ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan darurat.
“Kami bersama Polsek, Koramil, Tagana, Relawan Brandal Alas, dan warga setempat, petugas melakukan pemotongan batang pohon dan pembersihan material, dan pembersihan rumah warga yang terdampak.
Edy menambahkan bahwa BPBD juga telah menyalurkan bantuan berupa paket kebersihan, paket sandang, selimut, matras, hingga paket lansia untuk meringankan beban korban terdampak.
Hingga pukul 21.50 WIB, tim gabungan melaporkan bahwa penanganan di Desa Rowotamtu telah selesai 100 persen. Jalur lalu lintas di Curahmalang juga sudah kembali normal setelah dahan-dahan pohon yang melintang berhasil dievakuasi.
BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan adanya tindak lanjut dari Dinas PRKPLH atau PUPR untuk menangani sisa batang pohon raksasa di bantaran Dam Curahmalang agar tidak membahayakan struktur bendungan maupun warga sekitar.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi di wilayah Jember dan sekitarnya. (*)






