Viral Mengaku Dibegal, Pemuda di Jember Ini Ternyata Rekayasa Cerita karena Terdesak Ekonomi

oleh -107 Dilihat
Pelaku MF saat diamankan oleh polisi. (Foto: Ist)
Pelaku MF saat diamankan oleh polisi. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Jember – Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh kabar pembegalan yang menimpa seorang pemuda di Kabupaten Jember. Namun, setelah dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian, cerita tragis tersebut ternyata hanyalah rekayasa belaka.

Pemuda berinisial MF, 21 tahun, asal Kecamatan Jenggawah, sebelumnya mengaku telah menjadi korban pembegalan di Dusun Pondok Labu, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung.

Tak lama setelah kejadian yang diklaimnya itu, MF mengunggah video yang menunjukkan kondisi dirinya ke media sosial. Unggahan tersebut dengan cepat viral dan sempat memicu keresahan serta kekhawatiran di kalangan warga Jember.

Merespons keresahan masyarakat, Satreskrim Polres Jember langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember Andry Yunni Prasetiyo, menjelaskan bahwa pihak kepolisian langsung memeriksa MF untuk menggali keterangan lebih dalam.

“Kata MF kejadian itu hari Senin. Besoknya laporan masuk ke kami dan langsung menginterogasi yang bersangkutan. Tujuan awal kami adalah untuk mengumpulkan petunjuk demi mengejar pelaku,” ujar Andry, Kamis (28/5).

Namun, saat proses pemeriksaan berlangsung, polisi justru menemukan sejumlah kejanggalan. Keterangan yang disampaikan oleh MF dinilai tidak masuk akal dan saling bertentangan satu sama lain.

“Ternyata dari keterangan MF, kok sepertinya tidak masuk akal,” lanjutnya.

Sebelum kebohongannya terungkap, MF diketahui sempat membuat laporan resmi ke Polsek Ajung. Polisi yang menaruh curiga kemudian mendalami pengakuan tersebut hingga akhirnya mendapati fakta yang mengejutkan.

“Setelah kami dalami, ditemukan fakta bahwa yang bersangkutan telah membuat laporan palsu atau memberikan informasi yang tidak benar,” ungkap Andry.

Di hadapan penyidik, MF akhirnya mengakui bahwa aksi pembegalan itu hanyalah karangannya sendiri. Ia nekat melakukan hal tersebut karena merasa frustrasi dengan kondisi keuangannya.

“Yang bersangkutan membuat cerita bohong karena tuntutan ekonomi keluarga, ditambah lagi saat ini ia tidak memiliki pekerjaan,” jelas Andry.

Untuk memperkuat cerita bohongnya agar terlihat meyakinkan, MF bahkan sengaja merusak barang-barang miliknya sendiri.

“Bekas (kerusakan) di helm dan robekan di baju itu ternyata dibuat sendiri olehnya, agar seolah-olah dia benar-benar menjadi korban pembegalan,” tegas Andry.

Akibat aksi nekatnya ini, MF kini harus mendekam di sel untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait laporan palsu yang dibuatnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.