KabarBaik.co, Jember – Kabupaten Jember terus membuktikan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Pulau Jawa. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Kabupaten Jember pada tahun 2025 tumbuh positif sebesar 5,47 persen dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp 110,98 triliun.
Struktur ekonomi Jember saat ini didominasi oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 25,42 persen. Sektor lain seperti perdagangan, industri pengolahan, jasa, dan sektor pendukung lainnya juga menunjukkan tren perkembangan yang kuat.
Sebagai salah satu lumbung komoditas unggulan di Jawa Timur, Jember berhasil menembus pasar nasional hingga internasional berkat beberapa sektor andalan, mulai dari produksi kopi Jember melonjak signifikan, dari 4.477 ton (2023) menjadi 11.700 ton (2024), dan mencapai 15.000 ton pada 2025. Produk ini telah diekspor ke Asia, Timur Tengah, Eropa, termasuk ekspor langsung ke Mesir.
Selain itu, Jember juga dikenal sebagai produsen cerutu premium dengan pasar ekspor ke Asia, Amerika, dan Eropa. Industri cerutu lokal mampu memproduksi 3.000–4.000 batang per hari untuk memenuhi permintaan global.
Merespons potensi dan tingginya mobilitas tersebut, Wings Air (member of Lion Group) resmi menghadirkan rute penerbangan berjadwal baru Surabaya (SUB) – Jember (JBB) – Surabaya mulai 1 Juni 2026. Penerbangan ini akan mengoperasikan armada modern ATR 72 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi.
“Ada juga Edamame yang menjadi komoditas agribisnis modern yang sukses dipasarkan ke berbagai negara melalui industri pengolahan lokal,” papar Kepala Dinas Perhubungan Jember Gatot Triyono, Kamis (28/5).
Gatot menyampaikan bahwa kemudahan akses rute lanjutan yang kini bisa dinikmati masyarakat.
“Melalui konektivitas dari Surabaya sebagai hub utama Lion Group, masyarakat Jember kini semakin mudah melanjutkan perjalanan ke berbagai kota seperti Jakarta, Batam, Pekanbaru, Makassar, Denpasar hingga Kupang. Bahkan tersedia pula koneksi penerbangan internasional menuju Kuala Lumpur dan Jeddah,” pungkas Gatot.(*)






