KabarBaik.co, Surabaya – Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Surabaya menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan atau aduan lain dari atlet terkait kasus pelecehan seksual yang sebelumnya dialami oleh atlet berusia 15 tahun. Meski demikian, pengurus berkomitmen menerapkan pengawasan ketat dan perubahan aturan guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Sampai sekarang memang belum ada aduan dari murid lainnya,” ujar Ketua Harian Perbakin Surabaya Hadi Susilo, Minggu (12/7).
Berbagai langkah preventif segera disiapkan. Salah satunya adalah menambah jumlah kamera pengawas atau CCTV di seluruh area Lapangan Tembak untuk memantau aktivitas atlet maupun pelatih. Selain itu, jam latihan resmi pun dibatasi. Jika sebelumnya boleh berlangsung hingga pukul 18.00 WIB atau menjelang maghrib, mulai sekarang waktu latihan dibatasi paling lambat pukul 16.00 WIB.
“Kalau sebelumnya jam latihannya bebas, kadang bisa sampai sore atau maghrib. Sekarang kami batasi, khususnya buat adik-adik ini, waktu terakhir latihan jam 4 sore,” tegasnya.
Pihaknya juga akan meningkatkan frekuensi pengawasan langsung di lapangan serta memastikan seluruh pelatih memiliki sertifikasi resmi. Ke depannya, Perbakin Surabaya akan mendorong para pelatih mengikuti proses sertifikasi yang ditetapkan oleh KONI Surabaya dan Pengurus Besar Perbakin.
“Perbakin Surabaya akan mendorong pelatih untuk mendapat sertifikasi resmi yang ditunjuk melalui KONI maupun PB Perbakin,” tambahnya.
Seluruh jadwal latihan akan ditetapkan sebagai agenda resmi organisasi, sehingga bisa dipantau secara teratur oleh pengurus.
“Kami akan meresmikan dan menetapkan latihan sebagai agenda resmi Perbakin Surabaya. Karena kejadian sebelumnya bukan dalam agenda resmi kami,” tutupnya.
Sementara itu, korban mulai Sabtu *11/7) kembali menjalani latihan untuk pertama kalinya pasca insiden. Kehadirannya disambut hangat oleh teman sebayanya, pelatih, serta perwakilan KONI Surabaya dan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya. Sebagai bentuk dukungan, P juga menerima unit airsoftgun baru sehingga tidak perlu lagi meminjam alat saat berlatih. Dukungan ini diberikan agar P kembali bersemangat mengikuti seleksi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur yang digelar hari ini. (*)






