KabarBaik.co, Sidoarjo – Cuaca di sebagian besar wilayah Jawa Timur saat ini Jumat (19/6) diprakirakan cerah dan bersahabat sejak pagi hingga malam hari. Berdasarkan prakiraan BMKG Juanda, kondisi ini mendukung berbagai aktivitas masyarakat, baik bekerja, bersekolah, maupun beraktivitas di luar ruangan.
Wilayah seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Mojokerto, Bojonegoro, Bangkalan, Jember, Probolinggo, Situbondo, Madiun, Ngawi, Sampang, Pamekasan, hingga Sumenep diprediksi menikmati cuaca cerah sepanjang hari tanpa potensi hujan yang signifikan.
Sementara itu, sejumlah daerah seperti Banyuwangi, Blitar, Kediri, Trenggalek, Tulungagung, dan Kota Batu diprakirakan mengalami udara kabur pada pagi hari. Meski demikian, kondisi tersebut berangsur membaik dan berubah menjadi cerah atau cerah berawan menjelang siang hingga sore.
BMKG Juanda memprakirakan suhu udara di Jawa Timur berada pada kisaran 16 hingga 34 derajat Celsius. Suhu tertinggi diperkirakan terjadi di Surabaya dan Sidoarjo yang mencapai 34 derajat Celsius, sehingga terik matahari pada siang hari diprediksi akan terasa cukup menyengat.
Selain suhu yang tinggi, kelembapan udara berkisar antara 47 hingga 99 persen. Sementara itu, angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 2 hingga 20 kilometer per jam, sehingga kondisi cuaca secara umum masih tergolong kondusif.
Dengan suhu yang mencapai 34 derajat Celsius, masyarakat diimbau menghindari paparan sinar matahari secara langsung, terutama pada rentang waktu siang hingga awal sore. Jika harus beraktivitas di luar ruangan, warga disarankan mengenakan topi atau payung, menggunakan tabir surya, serta memperbanyak konsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi dan kelelahan akibat cuaca panas.
Meski cuaca didominasi cerah, masyarakat tetap diminta memperhatikan kondisi tubuh, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan pekerja yang banyak beraktivitas di luar ruangan. Paparan panas berlebih dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan apabila tidak diantisipasi dengan baik.
BMKG Juanda juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi prakiraan cuaca terbaru sebagai acuan sebelum melakukan perjalanan maupun aktivitas di luar ruangan, mengingat kondisi atmosfer dapat berubah sewaktu-waktu.(*)






