Dapat Jaminan Usut Tuntas Kasus dari Kapolrestabes Surabaya, Massa PSHT Luruk Markas Debt Collector

oleh -158 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 31 at 5.08.23 PM
Suasana aksi unjuk rasa PSHT di markas debt collector di Jalan Teuku Umar Surabaya (Sugiantoro)

KabarBaik.co, Surabaya – Aksi damai ratusan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Mapolrestabes Surabaya berlangsung kondusif setelah perwakilan massa diterima langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan. Polisi memberikan jaminan tegas untuk mengusut tuntas kasus pembacokan dua anggota valet yang diduga dilakukan oknum penagih utang.

Sejak pukul 14.16 WIB, kawasan Jalan Sikatan dipenuhi lautan pesilat berpakaian seragam hitam. Mereka datang menggunakan sepeda motor, kendaraan pribadi, hingga mobil komando sambil membawa spanduk penolakan terhadap premanisme dan kekerasan. Orator menegaskan aksi ini murni dukungan terhadap penegakan hukum.

“PSHT adalah organisasi yang cinta damai. Kami buktikan solidaritas kami tanpa tindakan anarkis. Kami tidak menginginkan premanisme berkedok penagihan utang terus terjadi dan meresahkan warga Surabaya,” ujar salah satu orator di hadapan massa.

Dalam pertemuan tertutup, Luthfie menyampaikan simpati sekaligus komitmen penuh. Luthfie juga mengungkapkan perkembangan penanganan kasus tersebut.

“Kita berdoa bersama agar saudara kita yang menjadi korban segera pulih dan beraktivitas kembali. Kami juga mengutuk keras segala bentuk kekerasan dan premanisme yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.

“Saat ini satu pelaku sudah kami amankan dan proses hukum. Satu orang lainnya masih dalam daftar pencarian orang. Kami memohon dukungan informasi dari masyarakat maupun rekan-rekan PSHT—bisa melalui pesan langsung ke akun media sosial saya maupun datang langsung ke kantor polisi. Kami berjanji seluruh pihak yang terlibat akan kami proses secara transparan dan sesuai aturan hukum yang berlaku,” lanjut Luthfie.

Massa menyambut baik komitmen tersebut lalu membubarkan diri dari depan Mapolrestabes secara tertib. Namun aksi dilanjutkan dengan pergerakan menuju markas kelompok penagih utang Maluku 1 Rasa (M1R) di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Tegalsari.

Sesampainya di lokasi, meskipun akses telah ditutup penghalang air dan dijaga ketat aparat, sempat terjadi pelemparan benda ke arah petugas keamanan di lokasi tersebut. Pihak kepolisian tetap bersiaga dan mengupayakan situasi tetap terkendali demi penyampaian aspirasi yang tertib.

Guna menjaga keamanan sepanjang jalur aksi, Polrestabes Surabaya telah mengerahkan kekuatan personel gabungan serta menerapkan rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.