Dari Lamongan, KMN Fatma Jaya 1 Hilang Kontak di Perairan Bawean Gresik

oleh -123 Dilihat
Pencarian KMN Fatma Jaya 1 yang hilang kontak di Perairan Bawean, Gresik.
Pencarian KMN Fatma Jaya 1 yang hilang kontak di Perairan Bawean, Gresik. (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Gresik – Kapal Motor Nelayan (KMN) Fatma Jaya 1 asal Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dilaporkan hilang kontak saat berada di perairan sebelah barat Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.

Kapal yang membawa lima nelayan tersebut terakhir diketahui berangkat dari Pelabuhan Brondong, Lamongan, menuju perairan Bawean untuk mencari ikan pada Jumat (24/7) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kantor SAR Kelas A Surabaya kini mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR 249 Permadi untuk melakukan pencarian terhadap kapal tersebut.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H. selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, operasi pencarian dilakukan setelah pihaknya menerima laporan bahwa KMN Fatma Jaya 1 tidak dapat dihubungi sejak Sabtu (25/7).

“Begitu menerima laporan kejadian, kami langsung melakukan koordinasi dengan instansi terkait sekaligus mengerahkan KN SAR 249 Permadi beserta tim rescue untuk melaksanakan operasi SAR,” ujar Nanang, Rabu (29/7).

KN SAR 249 Permadi diberangkatkan dari Dermaga Navigasi, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, pada Selasa (28/7) sekitar pukul 14.00 WIB menuju Dermaga Pulau Bawean. Kapal tersebut menempuh jarak pelayaran sekitar 90,35 mil laut.

Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas, KMN Fatma Jaya 1 diawaki lima orang nelayan asal Brondong, Lamongan. Mereka yakni Slamet Suudin, 50, selaku nakhoda, Damar, 38, Lutfi A, 37, Denis P, 28, dan A. Taufiq, 45.

Sehari setelah berangkat, tepatnya Sabtu (25/7) sekitar pukul 16.00 WIB, nakhoda kapal sempat menghubungi Hodiin yang berada di Bawean untuk meminta bantuan.

Namun setelah komunikasi tersebut, KMN Fatma Jaya 1 tidak lagi dapat dihubungi. Laporan kehilangan kontak kemudian diteruskan ke Kantor SAR Kelas A Surabaya melalui Unit Siaga SAR Lamongan pada Selasa siang.

Menindaklanjuti laporan itu, Basarnas langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait untuk mempercepat proses pencarian.

Operasi SAR tersebut melibatkan KN SAR 249 Permadi, tim rescue Basarnas, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Satpolairud Polres Lamongan, Dinas Perikanan Lamongan, Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, serta Rukun Nelayan (RN) Brondong.

Hingga Selasa petang, KN SAR 249 Permadi masih dalam perjalanan menuju wilayah perairan Pulau Bawean untuk melakukan pencarian terhadap KMN Fatma Jaya 1 dan lima nelayan yang berada di dalamnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.