Di Depan Ribuan Muslimat NU, Prabowo Tegaskan Tak Ada yang Kebal Hukum di Indonesia

oleh -80 Dilihat
IMG 20250210 WA0034
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di depan ribuan Muslimat NU di Surabaya. (Yudha)

KabarBaik.co – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi di Indonesia. Dalam pidatonya di acara Pembukaan Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di JX International Surabaya, Senin (10/2) sore, Prabowo memberikan peringatan keras kepada para koruptor yang masih berani bermain dengan uang rakyat.

Dalam pernyataannya, Prabowo menyebut koruptor sebagai monyet dan maling yang harus dilawan. Ia menegaskan bahwa siapa pun boleh melawan dirinya, tetapi mereka akan menghadapi perlawanan lebih besar dari para emak-emak.

“Monyet-monyet itu, maling-maling itu. Kau boleh melawan Prabowo, tapi kau akan hadapi dan lawan emak-emak itu. Dasar koruptor, bandel, ndablek,” tegasnya dengan nada berapi-api.

Selain menyoroti korupsi, Prabowo juga menyinggung soal efisiensi dalam penggunaan anggaran negara, terutama terkait kunjungan kerja ke luar negeri. Ia mengingatkan agar perjalanan dinas benar-benar dilakukan untuk tugas negara, bukan sekadar jalan-jalan dengan uang rakyat.

“Tugas belajar boleh, tugas atas nama negara boleh. Tapi beneran tugas, jangan jalan-jalan. Kalau jalan-jalan pakai uang sendiri boleh. Saya juga sering diundang ke luar negeri. Studi banding selesaikan kemiskinan kok belajarnya ke Australia. Australia itu masuk 10 negara terkaya. Ada apa juga belajar Pramuka ke luar negeri,” tutur orang nomor satu di Indonesia ini.

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya lebih takut kepada emak-emak Muslimat NU dibandingkan dengan LSM atau wartawan. Ia menilai bahwa peran emak-emak dalam mengawasi kebijakan negara sangat besar dan tidak bisa diremehkan.

“Saya lebih takut emak-emak (Muslimat NU), daripada mereka. Apalagi TNU (Tentara Nahdlatul Ulama atau Muslimat NU) sekarang mendukung saya. Tidak ada yang kebal hukum di negeri ini. Saya siap mati untuk negeri ini,” imbuhnya.

Di hadapan ribuan peserta Kongres Muslimat NU, Prabowo juga memberikan pesan khusus agar mereka memilih ketua umum terbaik yang dapat membawa organisasi semakin maju. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan ikut campur dalam proses pemilihan tersebut.

“Harapan saya boleh kan, tidak cawe-cawe kan. Terima kasih, selamat berjuang Muslimat, selamat berjuang TNU,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Yudha
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.