Dianggarkan RP 1,9 M, Angkutan Pelajar Gratis di Kota Malang Ditargetkan Beroperasi Agustus

oleh -77 Dilihat
WhatsApp Image 2026 08 04 at 12.51.38 PM
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaja (foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menargetkan program angkutan pelajar gratis mulai beroperasi pada Agustus 2026. Program yang dananya telah dianggarkan sebesar Rp 1,9 miliar itu sempat mengalami penundaan akibat kendala administrasi, namun kini dipastikan segera direalisasikan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang Widjaja mengatakan angkutan pelajar akan menjadi layanan khusus bagi siswa saat jam berangkat dan pulang sekolah. Di luar jam operasional tersebut, armada dapat dimanfaatkan untuk mendukung layanan transportasi publik, termasuk sebagai feeder TransJatim.

“Pelayanan utamanya untuk pelajar secara gratis. Setelah jam berangkat dan pulang sekolah selesai, armada bisa dimanfaatkan untuk mendukung layanan transportasi lainnya,” ujar Widjaja, Selasa (4/8).

Program angkutan pelajar ini telah disiapkan untuk mendukung layanan pada 2026 hingga 2027. Menurut Widjaja, pelaksanaannya sempat tertunda karena proses administrasi, sehingga baru dapat direalisasikan pada tahun ini.

Ia berharap layanan tersebut dapat mulai berjalan pada Agustus dan beroperasi beriringan dengan pengembangan layanan feeder TransJatim di Kota Malang.

Dalam pelaksanaannya, Dishub menetapkan sejumlah persyaratan bagi armada yang akan mengikuti program subsidi angkutan pelajar. Kendaraan wajib memiliki perizinan yang masih berlaku, laik jalan, serta dikelola melalui koperasi sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Perhubungan tentang subsidi angkutan perkotaan.

Widjaja menegaskan kendaraan yang dokumen administrasinya telah mati atau tidak memenuhi persyaratan tidak dapat diikutsertakan. Menurutnya, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan pelajar.

“Transportasi publik harus aman, nyaman, dan berkeselamatan. Karena yang diangkut adalah masyarakat, khususnya para pelajar, maka kendaraan yang digunakan harus benar-benar layak beroperasi,” tegasnya.

Selain menghidupkan kembali layanan angkutan pelajar, Pemkot Malang juga tengah mempersiapkan skema feeder TransJatim sebagai upaya memperkuat sistem transportasi publik yang terintegrasi di wilayah Kota Malang. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Putut Priyono
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.