Diduga Alami Gangguan Jiwa, Warga Tewas Tertemper KA Malabar di Pakisaji Malang

oleh -105 Dilihat
IMG 20260826 162622
Evakuasi jenazah korban yang tertabrak kereta api. (Foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Kecelakaan kereta api terjadi di jalur KM 57,3, Dusun Karangsono, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Rabu (26/8). Seorang warga meninggal dunia setelah diduga tertemper KA Malabar 69 relasi Malang-Bandung.

Kapolsek Pakisaji, AKP Sunarko Rusbyanto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.40 WIB. Informasi mengenai kejadian awalnya diterima Pusat Pengendali di Surabaya dari perjalanan KA Malabar 69.

Menurut laporan awal, masinis atau petugas perjalanan kereta api menginformasikan adanya temperan di sekitar KM 57,3. Korban diduga berada di sisi jalur kereta api saat peristiwa terjadi.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Stasiun Pakisaji. Petugas JPL 90 Pakisaji selanjutnya melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan korban berada di area persawahan di pinggir perlintasan.

“Petugas kepolisian beserta PMI mendatangi lokasi dan mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” terang Sunarko.

Korban mengalami luka berat akibat peristiwa tersebut. Selanjutnya, petugas kepolisian bersama PMI melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke RSUD Kepanjen untuk menjalani visum et repertum.

Sunarko menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh petugas, korban diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa. Korban disebut sering berjalan-jalan hingga tidak pulang ke rumah dan mengalami kebingungan saat mencari jalan pulang.

“Korban ada penyakit kejiwaan, sering jalan-jalan tidak pulang dan bingung mencari,” ungkapnya. Polisi masih melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut untuk memastikan identitas serta kronologi lengkap kejadian tersebut. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.