KabarBaik.co, Malang – Seorang sopir truk pengangkut tebu ditemukan meninggal dunia di dalam kabin kendaraannya saat hendak mengantarkan muatan ke Pabrik Gula (PG) Kebonagung, Kabupaten Malang, Senin (20/7). Korban diduga meninggal akibat serangan jantung mendadak.
Kapolsek Pakisaji AKP Sunarko Rusbiyanto menjelaskan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 06.45 WIB. Saat itu, petugas keamanan PG Kebonagung bernama Lutfi melihat sebuah truk pengangkut tebu terparkir di tepi jalan dan meminta pengemudinya masuk ke area penempatan truk.
“Petugas keamanan kemudian mencoba membangunkan korban, namun tidak ada respons. Korban diketahui sudah tidak bernapas,” ujar AKP Sunarko, Senin (20/7).
Melihat kondisi tersebut, saksi meminta bantuan rekan sesama sopir untuk membangunkan korban. Namun upaya itu juga tidak membuahkan hasil. Tim kesehatan PG Kebonagung kemudian dipanggil untuk melakukan pemeriksaan awal.
Berdasarkan hasil pemeriksaan nadi dan pupil oleh tim kesehatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia di lokasi. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Pakisaji.
Petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polres Malang yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap jasad korban.
“Hasil pemeriksaan Tim Inafis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari keterangan yang diperoleh, korban juga memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi,” jelas Sunarko.
Polisi menduga korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang dialaminya. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. (*)






