Dinkes Kota Malang Gelar Skrining Serentak Kanker Serviks, 1.800 Perempuan Sudah Terdaftar

oleh -121 Dilihat
IMG 20260420 WA0031
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, bersama petugas saat skrining kanker serviks. (Foto: P. Priyono) 

KabarBaik.co, Malang – Sebanyak 1.800 perempuan di Kota Malang mengikuti program skrining kanker serviks yang digelar serentak di 16 puskesmas selama sepekan. Pemeriksaan ini mencakup tes Human Papillomavirus Deoxyribonucleic Acid (HPV DNA) test dan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) sebagai langkah deteksi dini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif, menegaskan antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam program tersebut. “Yang sudah daftar di kami ada 1.800. Mulai hari ini sampai Sabtu nanti, serentak dilakukan pemeriksaan HPV DNA dan IVA di 16 puskesmas,” ujarnya saat meninjau pelaksanaan di Puskesmas Kendalkerep, Senin (20/4).

Menurut Husnul, mayoritas peserta berada pada rentang usia 29 hingga 40 tahun. Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan persyaratan sebelum pemeriksaan agar hasil yang diperoleh akurat.

Husnul mengungkapkan bahwa program skrining HPV DNA merupakan agenda rutin tahunan dengan cakupan ribuan perempuan. Pada 2025, sebanyak 2.500 perempuan telah menjalani pemeriksaan. “Dari 2.500 yang diperiksa, terdapat 40 perempuan yang hasilnya positif. Namun semuanya masih pada tahap awal atau grade 1,” jelasnya.

Ia memastikan seluruh kasus yang terdeteksi dapat langsung ditangani di fasilitas kesehatan tingkat pertama tanpa perlu rujukan ke rumah sakit. “Ditangani dengan Cryotherapy di puskesmas. Tidak ada yang dirujuk ke rumah sakit,” tegas Husnul.

Penanganan tersebut saat ini tersedia di tiga puskesmas, yakni Puskesmas Kedungkandang, Puskesmas Ciptomulyo, dan Puskesmas Cisadea. Sementara untuk kasus dengan tingkat keparahan lebih tinggi, pasien akan dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lanjutan.

Husnul juga mengingatkan bahwa kanker serviks umumnya disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus (HPV), yang dapat dipengaruhi oleh faktor kebersihan, sanitasi, dan gaya hidup. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kanker serviks memiliki peluang besar untuk disembuhkan jika terdeteksi sejak dini melalui skrining rutin.

Sementara, data yang ada menyebutkan bahwa program ini merupakan bagian dari agenda tahunan sekaligus program nasional pencegahan kanker serviks. Pemerintah Kota Malang menargetkan 2.500 peserta setiap tahun, dengan layanan pemeriksaan yang diberikan secara gratis melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK). (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.