Dinkes Sampang Temukan 90 Warga Diduga Terserang Campak

oleh -66 Dilihat
Imunisasi Campak
Kegiatan imunisasi campak di Sampang (ANTARA/ HO-Dinkes Sampang)

KabarBaik.co, Sampang– Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Sampang menemukan sebanyak 90 warga terserang campak.

“Jumlah warga yang diduga terserang campak ini hasil laporan dari berbagai puskesmas di Kabupaten Sampang hingga 31 Maret 2026,” kata Ketua Tim Surveilans dan Imunisasi Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes-KB Kabupaten Sampang Laili Nafilah di Sampang, Minggu (12/4).

Ia menjelaskan dari total 90 warga yang diduga terserang penyakit campak itu, sebanyak 11 di antaranya telah diambil sampel untuk dilakukan uji laboratorium ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.

Menurut Laili, para penderita tersebar hampir di semua kecamatan dengan jumlah terbanyak di tiga puskesmas, yakni Puskesmas Banyuanyar, Tambelangan dan Puskesmas Robatal.

“Di tiga puskesmas ini, jumlah pasien yang menjalani perawatan lebih dari 10 orang atau mencapai belasan orang,” katanya.

Laili menjelaskan para penderita umumnya mengalami demam tinggi hingga 40 derajat selsius, batuk kering, pilek, mata merah/berair, dan bercak putih di dalam mulut (bintik Koplik).

Berikutnya mengalami ruam merah makulopapular (sedikit menonjol), dan biasanya muncul antara 3 hingga 5 hari setelah gejala awal, dimulai dari belakang telinga dan wajah, lalu menyebar ke seluruh tubuh.

“Gejala lain yang juga bisa dikenali dari penyakit campak adalah nafsu makan menurun, badan lemas, dan letih, serta diare atau muntah-muntah,” katanya.

Sementara itu, Sampang tercatat sebagai salah satu kabupaten di Pulau Madura dengan jumlah penderita campak tinggi, selain Sumenep, Pamekasan dan Kabupaten Bangkalan.

Pada 2025, jumlah penderita campak di Sampang tercatat sebanyak 653 orang, dan umumnya merupakan anak berusia sembilan bulan hingga tujuh tahun. (ANTARA)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.