Sasar 600 Balita, Dinkes Blitar Kejar Vaksinasi Campak

oleh -275 Dilihat
Ilustrasi campak.
Ilustrasi campak.

KabarBaik.co, Blitar – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar mempercepat langkah antisipasi penyebaran campak dengan menyasar ratusan balita yang belum mendapatkan imunisasi.

Mulai 23 April hingga 2 Mei, petugas kesehatan dikerahkan untuk melakukan vaksinasi terhadap sekitar 500 hingga 600 anak usia 9–59 bulan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Blitar, Silvia Dewi Kusumawati, mengatakan sasaran utama adalah balita yang belum atau terlewat imunisasi rutin.

“Fokus kami anak usia 9 sampai 59 bulan yang belum mendapatkan vaksin campak, termasuk yang bersekolah di wilayah Kota Blitar,” ujarnya, Minggu (26/4).

Pelaksanaan imunisasi tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan, tetapi juga menyasar kelompok bermain (KB). Petugas akan mendatangi langsung sekolah sesuai jadwal yang telah disusun, bekerja sama dengan dinas pendidikan.

“Kami datangi langsung ke KB agar cakupan imunisasi bisa lebih maksimal,” katanya.

Dinkes mengimbau orang tua memastikan anak hadir saat jadwal vaksinasi berlangsung. Hal ini penting untuk mengejar target cakupan dan mencegah adanya anak yang terlewat.

Di lapangan, tantangan masih ditemui, terutama terkait persepsi sebagian orang tua yang menganggap campak sebagai penyakit ringan.

“Padahal untuk balita, campak bisa menimbulkan komplikasi serius. Karena itu imunisasi tetap penting,” tegasnya.

Bagi orang tua yang menolak, dinkes akan melakukan pendekatan persuasif dan pemantauan agar pemahaman terkait pentingnya imunisasi dapat meningkat.

“Kalau ada penolakan, kami tetap lakukan pendekatan supaya tidak ada anak yang tertinggal,” imbuhnya.

Terkait ketersediaan vaksin, dinkes telah mengajukan tambahan stok ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur sesuai kebutuhan sasaran.

Meski hingga kini belum ditemukan kasus campak di Kota Blitar, kewaspadaan tetap ditingkatkan. Langkah ini diambil menyusul adanya temuan kasus di daerah sekitar, termasuk Tulungagung serta sejumlah wilayah lain di Jawa Timur.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin Budi Tandoyo
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.