Disperindag Kota Blitar Lakukan Tera Ulang Timbangan: 3.443 Sudah, 2.476 Belum

oleh -82 Dilihat
IMG 20260819 WA0047 scaled
Kadis Indag Kota Blitar, Parminto. (Foto: Calvin BT)

KabarBaik.co, Blitar – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar masih mengejar ribuan alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) yang belum menjalani tera ulang sepanjang tahun ini. Dari target 5.919 unit, baru 3.443 unit yang telah ditera ulang. Artinya masih ada 2.476 unit yang belum menjalani pengujian ulang.

Kepala Disperindag Kota Blitar, Parminto mengatakan, salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah masih adanya pedagang yang belum memahami pentingnya tera ulang. Sebagian lainnya khawatir proses tera mengganggu aktivitas perdagangan karena alat harus diperiksa.

“Masih ada pedagang yang belum sadar pentingnya tera ulang. Ada juga yang khawatir usahanya terganggu karena harus berhenti sementara saat alat ditera,” ujar Parminto.

Padahal, tera ulang diperlukan untuk memastikan alat ukur yang digunakan dalam transaksi masih menunjukkan hasil yang sesuai standar. Dengan begitu, transaksi antara pedagang dan konsumen memiliki ukuran yang jelas.

Untuk mengejar target, Disperindag tidak hanya menunggu pedagang datang. Petugas melakukan jemput bola dengan membuka layanan tera ulang di sejumlah titik.

Parminto menjelaskan, timbangan digital maupun timbangan meja yang digunakan pedagang di pasar memiliki masa berlaku tanda tera selama satu tahun. Setelah masa tersebut berakhir, alat wajib menjalani tera ulang.

Pedagang yang tetap menggunakan alat ukur tanpa tanda tera yang sah juga berisiko mendapatkan sanksi administratif. Alat yang tidak memiliki tanda tera sah dapat disita dan tidak diperbolehkan digunakan untuk transaksi.

“Ini bukan hanya soal memenuhi target tera ulang, tetapi juga memberikan kepastian kepada konsumen dan pedagang bahwa alat yang digunakan dalam transaksi memang sesuai ukuran,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Calvin BT
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.