KabarBaik.co, Blitar – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar mulai merevitalisasi Pasar Pahing di Jalan Mahakam, Kelurahan Tanjungsari. Langkah ini dilakukan menyusul masih banyaknya kios yang kosong akibat minimnya aktivitas perdagangan di pasar tersebut.
Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar mencatat, dari total 76 kios dan los yang tersedia, sebanyak 35 unit saat ini tidak lagi ditempati pedagang. Kondisi itu menjadi salah satu alasan pemkot mengalokasikan anggaran sebesar Rp 275.497.000 untuk pembenahan pasar.
Kepala Disperindag Kota Blitar Parminto mengatakan, revitalisasi difokuskan pada perbaikan sarana dan prasarana agar pasar menjadi lebih nyaman bagi pedagang maupun pengunjung.
“Dengan adanya revitalisasi ini, kami berharap Pasar Pahing menjadi lebih tertata, aman, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja,” ujarnya, Jumat (17/7).
Pekerjaan yang dilakukan meliputi penataan lapak dengan membongkar bangunan lama agar lebih rapi, pembangunan dinding lapak berbahan galvalum, pemasangan gapura, pembangunan pos keamanan, pemasangan pagar sisi timur, pengecatan bangunan, hingga pemasangan papan nama baru.
Selain itu, perbaikan juga menyasar infrastruktur dasar berupa tambal sulam paving yang rusak, pemasangan lampu sorot di area selatan pasar, serta pembenahan instalasi listrik.
Parminto menjelaskan, proyek revitalisasi ditargetkan rampung pada pertengahan Oktober 2026. Selama proses pekerjaan berlangsung, aktivitas perdagangan dipastikan tetap berjalan.
“Hanya tiga kios yang terdampak langsung oleh pembongkaran. Kami sudah menyiapkan kios sementara di sebelahnya agar pedagang tetap bisa berjualan selama proses revitalisasi,” pungkasnya. (*)






