KabarBaik.co, Blitar– Pengurus KONI Kota Blitar mendatangi DPRD Kota Blitar, Senin (13/7). Mereka menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai menghambat pembinaan olahraga, mulai belum bisa menggunakan sekretariat hingga belum cairnya anggaran pembinaan cabang olahraga (cabor).
Wakil Ketua KONI Kota Blitar Pribadi Utomo mengatakan audiensi dilakukan untuk menyampaikan program kerja kepengurusan periode 2026–2030 sekaligus meminta dukungan DPRD agar persoalan yang dihadapi KONI segera mendapat solusi.
“Kami datang ke DPRD untuk menyampaikan aspirasi teman-teman cabang olahraga. Harapannya ada jalan keluar supaya olahraga di Kota Blitar bisa bangkit kembali dan kami bisa kembali bersinergi dengan pemerintah,” ujarnya.
Menurut Pribadi, hingga pertengahan Juli ini KONI masih belum dapat memanfaatkan kantor sekretariat. Di sisi lain, anggaran pembinaan yang dibutuhkan cabang olahraga untuk mengikuti berbagai kejuaraan juga belum dapat digunakan.
“Sampai hari ini kami belum diizinkan menggunakan kantor sekretariat. Selain itu, teman-teman cabang olahraga juga mengeluhkan belum adanya anggaran pembinaan untuk mengikuti event-event,” katanya.
Dalam audiensi tersebut, DPRD turut menghadirkan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar. Pribadi menyebut Dispora menjelaskan belum terealisasinya anggaran karena masih menerapkan prinsip kehati-hatian dalam proses administrasi.
Meski demikian, ia mengaku telah ada komitmen bersama untuk segera mencari penyelesaian.
“Tadi sudah disepakati akan dicarikan jalan keluar yang terbaik. Informasinya paling cepat sekitar satu minggu sudah ada tindak lanjut,” ungkapnya. (*)






