KabarBaik.co, Malang – Warga bersama perangkat Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, menggelar kerja bakti, Minggu (12/4). Kegiatan tersebut untuk membersihkan sisa kerusakan dan memperbaiki rumah yang terdampak angin kencang.
Kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai respons cepat pascakejadian cuaca ekstrem yang menerjang wilayah tersebut pada Sabtu (11/4) siang. Warga tampak bahu-membahu memperbaiki atap rumah, membersihkan puing, serta menata kembali bagian rumah yang rusak.
Sebelumnya, angin kencang yang bergerak dari arah selatan ke utara dengan intensitas cukup kuat mengakibatkan sedikitnya 10 rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung sejak pukul 12.00 WIB hingga sekitar pukul 15.05 WIB, berdasarkan laporan dari Poslap Singosari.
Wilayah terdampak berada di Dusun Purworejo dan beberapa titik lain di Desa Tunjungtirto. Dari hasil pendataan, sebanyak 8 rumah mengalami kerusakan ringan, sementara 2 rumah lainnya mengalami kerusakan sedang.
“Total ada 10 kepala keluarga terdampak. Syukurnya tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi,” ujar Sadono.
BPBD menerima laporan kejadian pada pukul 16.18 WIB dan langsung melakukan koordinasi dengan unsur Muspika serta pemerintah desa setempat untuk penanganan lanjutan.
Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai sekitar Rp 65 juta, yang sebagian besar berasal dari kerusakan struktur atap rumah warga. Untuk penanganan darurat, BPBD telah menyalurkan bantuan logistik berupa terpal, paket sembako, selimut, paket sandang, serta perlengkapan kebersihan.
Sementara itu, sejumlah kebutuhan lain masih dalam proses pemenuhan. Melalui kerja bakti yang dilakukan hari ini, warga berharap proses pemulihan dapat segera selesai sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal. (*)






