KabarBaik.co, Sidoarjo – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Sidoarjo, Senin (2/3) sekitar pukul 15.00 WIB. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan kerusakan rumah warga di dua kecamatan.
Peristiwa bermula saat hujan berintensitas sedang hingga lebat turun secara tiba-tiba, disertai hembusan angin kuat. Warga panik karena angin datang mendadak dan merusak bagian atap rumah.
Di Kecamatan Sedati, Desa Pranti menjadi wilayah terdampak paling banyak. Tercatat 11 rumah mengalami rusak ringan yang tersebar di beberapa RT dan RW.
Kerusakan didominasi pada bagian atap yang terlepas serta genteng beterbangan. Meski tergolong ringan, warga harus melakukan perbaikan darurat agar rumah tetap aman ditempati.
Sementara di Kecamatan Waru, dua rumah terdampak masing-masing satu unit di Desa Pepelegi dan satu unit di Desa Tambaksumur. Kondisi rumah mengalami kerusakan ringan akibat terpaan angin.
Selain kerusakan rumah, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di Desa Ketajen, Kecamatan Gedangan. Batang pohon sempat menutup sebagian akses jalan dan mengganggu arus lalu lintas.
Humas BPBD Sidoarjo Yoli Wisnu mengatakan pihaknya langsung melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk penanganan cepat di lapangan.
“Akibat angin kencang yang disertai hujan kemarin beberapa rumah terdampak di kedua kecamatan dan dua pohon tumbang BPBD bersama Satpol PP dan tim gabungan melakukan pemotongan serta pembersihan pohon tumbang. Kami juga menyalurkan bantuan terpal dan alat kebersihan untuk warga terdampak,” ujarnya, Selasa (4/3).
Hingga pukul 22.00 WIB, penanganan pohon tumbang telah selesai dan tidak ada korban luka maupun jiwa. Sebelumnya, BMKG Juanda telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi menerjang wilayah Sidoarjo hingga 10 Maret kedepan. (*)






