KabarBaik.co – Pasca kericuhan pada Sabtu (30/8), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri mencatat total 72,220 ton sampah dan material sisa yang berhasil diangkut dari area kompleks Pemkab dan Gedung DPRD.
Kepala DLH Kabupaten Kediri Putut Agung Subekti menyebut angka tersebut diperoleh berdasarkan timbangan setiap kendaraan angkut yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sekoto, Kecamatan Badas.
“Sejak tanggal 31 Agustus hingga 10 September, ada 30 kali angkut sampah. Semua sampah kami arahkan ke TPA, sebagian dipilah lebih dulu melalui bank sampah binaan DLH,” ujar Putut, Kamis (11/9).
Material yang terkumpul berupa pecahan kaca gedung, kertas, hingga sisa properti yang sudah tidak bisa dipakai lagi. Tidak hanya pengangkutan sampah, DLH bersama sejumlah pihak juga melakukan aksi gotong royong membersihkan area pedestrian di sekitar kantor Pemkab Kediri dan DPRD.
Pembersihan meliputi pengepelan jalur pejalan kaki, serta penghapusan coretan pada tembok dan fasilitas umum.
Melalui upaya ini, DLH Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya untuk segera menormalisasi kondisi lingkungan pasca-kericuhan, sekaligus mengembalikan fungsi fasilitas publik agar bisa kembali digunakan masyarakat. (*)








